Logo Senin, 20 November 2017
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Calon Kepala Desa PAW tampak bergenggam tangan diapit Ketua BPD Segarajaya dan Ketua Panitia Pemilihan. (foto: tahar)

BEKASI, KORANMETRO.com - Babak baru menjadikan Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi menjadi desa pertama yang sukses dalam penyelenggaraan pemilihan Kepala Desa antar waktu (PAW) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sepertinya akan segera terealisasi setelah dua kandidat Calon Kades PAW memenuhi undangan  Panitia pemilihan untuk hadir ke kantor Sekretariat BPD Segarajaya pada Kamis (12/10/2017) lalu.

Kehadiran para calon tersebut berkaitan dengan pelaksanaan pemungutan suara dalam Musyawarah Desa untuk Pemilihan Kepala Desa PAW Definitif yang penyelenggaraannya dilaksanakan di halaman Kantor Desa Segarajaya pada hari ini Minggu (15/10/2017).

Pembahasan pelaksanaan teknis pemungutan suara juga diikuti dengan pengundian nomor urut calon kepala desa yang disepakati bersama oleh para calon Kepala Desa, Panitia Pemilihan PAW dan Ketua BPD Segarajaya.

Kesepakatan Bersama yang tertuang dalam Berita Acara nomor 15/X/Pan.PKDAW/Ds.Sgj/2017 memutuskan bahwa Hasil dari pengambilan nomor urut yang didasari oleh kesepakatan dan persetujuan dari kedua calon Kepala Desa PAW. H. Marjaya menempatkan dirinya sebagai calon bernomor urut satu sedangkan Minan mendapatkan nomor urut dua.

Berlanjutnya proses pelaksanaan pemilihan Kepala Desa antar waktu (PAW) Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya Bekasi  tak terlepas dari peran serta Penjabat Kepala Desa (PJ) Segarajaya yang telah menandatangani SK Perdes dan SK peserta Musdes untuk pelaksanaan Pilkades PAW pada (11/10/2017).

Penandatangan SK Perdes tersebut berkaitan dengan hasil kordinasi antara Penjabat Kepala Desa (PJ) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah (DPMD) pada (3/10/2017) lalu.

Sempat tertundanya penandatangan SK Perdes, seperti yang diungkap Penjabat (PJ) Kepala Desa Segarajaya Abdul Wahid kepada KORANMETRO.com karena perlunya landasan hukum yang harus dikordinasikan ke pihak terkait.

"Segala sesuatunya saya harus hati hati untuk menandatanganinya, setelah DPMD oke masalah hukumnya  juga oke baru itu ditandatangani, Sekarang kita tinggal ikuti saja prosesnya pemilihannya karena semua sudah ditandatangani," jelas Wahid kepada KORANMETRO.com di Kantor Desa Segarajaya seolah mempertegas posisinya sebagai PJ yang dilantik Bupati Kabupaten Bekasi untuk menghantar terlaksananya pemilihan kepala desa antar waktu.

Diakuinya banyak permasalahan yang menguras energinya semenjak dirinya dilantik menjadi PJ Desa Segarajaya, Baik masalah administrasi anggaran desa hingga pelaksanaan pemilihan PAW.

Sementara tugasnya sebagai Kasi Pemerintahan di Kecamatan Tarumajaya tetap masih diembannya. Namun demikian dirinya tetap menjalankan kapasitasnya sebagai Pejabat yang dipercaya oleh Bupati Kabupaten Bekasi secara Amanah dan Ikhlas. (tahar)