Logo Minggu, 24 September 2017
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Segarajaya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi tetap lanjutkan proses pemilihan calon Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) hingga Senin (28/8/2017). (foto: tahar)

BEKASI, KORANMETRO.com - Terkait adanya desakan dari beberapa pihak untuk menangguhkan proses pemilihan Kepala Desa (Kades) Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dinilai terburu buru dalam pembentukan kepanitiaan pendaftaran calon Kepala Desa Segarajaya paska wafatnya Alm HM Sargan pada tanggal (27/7/2017) lalu. Ketua BPD Segarajaya Mulyadi S.Pd ketika dikonfirmasi  KORANMETRO.com perihal pelaksanaan tersebut secara tegas menepis anggapan adanya dugaan kepentingan dan penggiringan salah satu nama calon ke puncak pimpinan menjadi Kepala Desa.

Sehubungan masalah belum dilantiknya penjabat (PJ) sementara BPD membentuk kepanitiaan untuk Kades PAW, Mulyadi memaparkan bahwa proses pemilihan Kades PAW ini sudah melalui tahapan demi tahapan, bahkan waktu pembahasan PAW di Komisi l DPRD Kabupaten Bekasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) yang dihadiri pula oleh Camat Tarumajaya, BPD sudah memberikan pemaparan tentang proses PAW pada rapat kerja Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi pada tanggal (18/08/2017) lalu.

"Gak mungkinlah kita berani bermain main dengan hukum, karena sampai saat inipun kami masih berkordinasi dengan DPMD. Bahkan saat memulai proses tahapan untuk membuka pendaftaran, kami masih berkordinasi," jelas Mulyadi di Kantor Sekretariat BPD pada Senin(28/08/2017) kemarin.

Kemudian secara rinci Mulyadi memaparkan Perda No 8/2016 yang mengatur bahwa PAW atau PJ yang menentukan itu Perda. "Di dalam Perda No 8/2016 mengatakan bahwa apabila menyisakan kurang dari setahun itu adalah PJ, apabila lebih dari satu tahu adalah PAW. Nah itu adalah ketentuannya," lanjut Mulyadi.

Menurutnya lagi, saat ini BPD masih menunggu Penjabat (PJ), nantinya PJ itu yang akan mengawal PAW, saat pelantikan Kepala Desa PAW maka PJ akan selesai. "Kami yakin gak ada undang-undang yang kami langgar, cuma semuanya memang sedang dalam proses. Kita jalankan ini demi masyarakat yang ada di Desa Segarajaya agar roda pemerintahan jalan terus, saya berharap masyarakat tidak berprasangka negatif, masyarakat tidak terbawa politik dinamis, yang terpenting sekarang ini pikirkan bagaimana merebut hati pemilih, karena untuk pemilih sendiri kita belum tahu siapa pemilihnya karena masih menunggu PJ yang nantinya akan dibuatkan Perdesnya melalui Musyawarah Desa," paparnya.

Arie J.L selaku Penasehat BPD Segarajaya yang juga hadir di Sekretariat BPD ikut menegaskan bahwa tidak ada yang bisa menghentikan proses PAW karena ada acuannya.

Namun diakuinya ada tahapan yang belum dilaluinya karena masih dalam tahap proses.

Arie tetap berpegangan pada Pasal 54 sampe ke 56 Perda No 8/2016 Tentang Desa, itulah proses PAW. Pasal 59 bukan lagi proses PAW tapi proses penggantian PJ. "Yang jadi acuan dari pihak sana itu pasal 59 itu proses penggantian. Di Perda tersebut pasal 54, PJ hanya memfasilitasi, dan menyutujui anggarannya, tapi tidak masuk substansi dalam pemilihan itu, karena nantinya pada saat Musdes, PJ itu tidak ikut karena ketentuannya itu BPD sama Panitia," katanya menjelaskan.

Sementara itu Camat Tarumajaya, Drs Dwy Sigit Andrian MM saat dikonfirmasi KORANMETRO.com di ruang kerjanya menilai bahwa banyak terjadi miss dalam pelaksanaan penjaringan calon kepala desa antar waktu antara BPD dengan pemerintah Kecamatan.

"Sejauh ini belum ada informasi kegiatan penjaringan calon kepala desa PAW. Karena sampai saat ini belum ada surat tembusan yang saya terima dari BPD. Yang saya tahu saat pembahasan di Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa hanya menjelaskan tahapannya bahwa setelah ada pemberhentian kepala desa dari Bupati, Bupati akan menetapkan PJ Kepala Desa. Nah, setelah ada PJ Kepala Desa, BPD mengajukan memberitahukan kepada PJ untuk dilaksanakan Musdes. Musdes itu sendiri difasilitasi oleh PJ terkait dengan anggarannya," papar Sigit.

Diakuinya bahwa kasus PAW Desa Segarajaya dirinya tak tahu menahu dan tak banyak dilibatkan. Namun demikian dirinya berharap agar pelaksanaan pemilihan kepala desa yang dilakukan oleh BPD Segarajaya bisa berjalan lancar dan aman serta bisa menjaga situasi kondusif. (tahar)