Logo Minggu, 24 Juni 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Ketua Panitia Kusus (Pansus) Tower Mikrosel Abraham Lunggana. (foto: potan)

JAKARTA, KORANMETRO.com - Ketua Panitia Kusus (Pansus) Tower Mikrosel Abraham Lunggana meminta semua pihak mendukung dan memperlancar terbentuknya pansus. Tidak boleh ada kesan dari pihak tertentu yang berupaya menghalangi terbentuknya pansus.

"Semua unsur dewan harus mendukung terbentuknya pansus, jangan ada kesan seolah-olah pansus tidak perlu dibentuk," kata Abraham di gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018) kemarin.

Menurut Lulung biasa disapa, pansus sudah harus dibentuk, halangan terbentuknya pansus harus cepat diatasi. Tower mikrosel ilegal tersebut dinilai sudah sangat merugikan Pemprov DKI.

Lulung menambahkan, jangan hanya karena kurang tanda tangan dari pimpinan, dewan dinilai tidak memiliki kemampuan. Padahal untuk pembentukan pansus, surat yang diterima fraksi-fraksi DPRD sudah ada sejak bulan februari.

"Ayolah, kita jangan lagi bermain-main dengan hal beginian, sebagai lembaga negara, kita di dewan harus benar-benar bekerja demi kepentingan pemerintah maupun masyarakat. Jangan hanya belum ditanda tangani semua menjadi berantakan," tegas Lulung.

Dalam proses penyelesaian tower nanti, pihaknya kata Lulung siap menanggung semua resiko dan bahkan akan dilaksanakan dengan menggunakan istilah pakai kacamata kuda.

"Saya siap, dan nanti saya pakai kacamata kuda, memandang kedepan demi penyelesaian masalah tower itu," pungkasnya.

Sementara itu, dari hasil penyelidikan dewan, terungkap sekitar 7000 tower mikrosel berdiri baik lahan warga maupun dilahan milik Pemprov.

Sebagian besar tower tersebut disebutkan tidak memiliki ijin pendirian, dan diperkirakan kurang lebih Rp 4 teriliun, Pemprov dirugikan. (potan simamora)