Logo Minggu, 24 Juni 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan saat ini bahkan setelah lebaran Pemprov DKI tidak akan melakukan operasi pasar. Hal itu disebabkan sebagian besar harga kebutuhan pokok di DKI masih stabil dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan.

"Saya rasa tidak perlu dulu menggelar operasi pasar, secara umum masih relatif stabil," jelas Arief pada acara buka bersama jajaran PD Pasar Jaya dengan anggota Kordinatoriat Wartawan Balaikota dan DPRD DKI Jakarta di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018).

Menurut Arief sejak beberapa hari terakhir tidak ada kenaikan yang berarti dari sejumlah jenis sembako. Namun demikian kata dia, untuk bahan pokok tertentu kenaikan terjadi tapi tidak signifikan dan tidak perlu dicemaskan.

"Contohnya keluarga cabe-cabean harganya cuma naik sekitar Rp 2 ribu per kilogramnya, sehingga harganya masih di kisaran belasan ribu rupiah. Kenaikan yang masih dalam tahap toleran adalah di bawah Rp 20 ribu untuk cabe kriting," katanya.

Arief menambahkan stabilitas harga ini tak lepas dari peranan pemerintah pusat dan Pemprov DKI yang terus berupaya mengendalikan harga dengan berbagai cara. Contohnya,  DKI kini makin meningkatkan kordinasi dengan daerah produsen serta mendistribusikan sembako bersubsidi secara rutin tiap bulan kepada masyarakat miskin pemegang Kartu Jakarta Pintar.

"Jadi, kalaupun ada lonjakan harga,  warga miskin tetap bisa menikmati sembako murah," ungkap Arief.

Adapun sejumlah sembako untuk program KJP antara lain daging sapi, ayam,  beras, terigu, minyak goreng, dan gula pasir.

"Pada tahun 2017, sembako KJP yang digelontorkan Pemprov DKI senilai Rp 127 miliar. Sedangkan tahun ini dialokasikan sekitar Rp 300 miliar," pungkasnya. (potan simamora)