Logo Sabtu, 23 Juni 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Ilustrasi.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax (MIAH), Septiaji Eko Nugroho, mengatakan, banyaknya berita hoax berkembang di media sosial (medsos) tidak lepas akibat kesalahan dari sikap politisi Tanah Air yang tak bisa menjadi contoh kepada masyarakat dengan berpolitik secara santun dan baik.

“Problem ketika di medsos karena literalisasi yang rendah dan polarisasi karena isu2 politik. Di mana salah satu sumber persoalan yang sering kita jumpai elite-elite politik kurang elegan. Jadi dalam melakukan kontestasi politik mereka kurang sportif atau kurang berjiwa besat jadi kurang terlatih memberikan apresiasi kepada lawan politiknya,” jelas Septiaji Eko Nugroho, di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Menurut dia, pemerintah melalui kominfo harus menertibkan akun-akun yang dianggap tidak sesuai dengan yang semestinya Selain itu kata dia, pemerintah menekan pihak operator supaya lebih tertib dalam penjualan kartu perdana.

"Kami ingin dari pemerintah dalam hal ini Kominfo minimal bisa meminta dan memberikan ketegasan operator agar tidak menjual kartu perdana tanpa identitas yang jelas. Saat ini sudah ada mekanisme tapi kenyataanya masih ada yang bisa mendapatkan kartu perdana tanpa memberikan identitas. Ini masalah awal yang harus ditangani pemerintah," ujar Septiaji.

Ditambahkan dia, pemerintah juga harus berani menekan penyedia media sosial seperti facebook, google, twitter, instagram, untuk serius menangani konten yang menyesatkan. (potan)