Logo Senin, 20 November 2017
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Prof. Sylviana Murni dan dr. Ashari didampingi oleh Abang dan None Jakarta di acara Gerbang Betawi (foto : Alan)

JAKARTA, KORANMETRO.com - Pagelaran Seni Budaya Betawi bertajuk “Keriaan Betawi Jatinegara 2017”, yang diusung di Pusat Kebudayaan Betawi (Gedung Eks Kodim), Jatinegara, Jakarta Timur, sejak tanggal 25-28 Oktober 2017 ini medapat respon positif dari berbagai pihak.

Program yang digagas oleh Prof. Sylviana Murni dan dr. Ashari serta sejumlah tokoh Betawi lainnya dinilai bukanlah gerakan politik, tapi merupakan program
yang bertujuan untuk melestarikan budaya Betawi.

"Gerbang (Gerakan Kebangkitan) Betawi" ini diklaim sebagai gerakan moral, intelektual dan profesional yang berfungsi sebagai agen perubahan atas pola pikir,
perilaku, pola rasa masyarakat betawi ke arah yang lebih baik.

"Intinya kita akan membuat bagaimana membuat masyarakat Betawi khususnya, beserta suku-suku lainnya umumnya untuk dapat bersatu memperkuat Nusantara," kata Dewan Pakar yang juga selaku ketua panitia pelaksana kegiatan ini kepada Wartawan, Jumat (27/10/17).

Sebelumnya di tahun 1978, lanjut Sylvi, telah berdiri suatu organisasi bernama Keluarga Mahasiswa Betawi. Mereka yang dulunya mencetuskan gagasan ini masih menjadi seorang mahasiswa.

"Nah saat ini, mereka yang sudah berprofesi sebagai seorang Profesor, Doktor, Insinyur dan lain sebagainya memiliki tekad bagaimana ilmu-ilmu yang sudah ada dimiliki diwariskan kepada kader-kader, supaya Betawi ini kedepannya lebih maju dari kita-kita," imbuhnya.

Gerbang Betawi telah membentuk enam tim khusus untuk menggodok “5 Usulan Kemitraan” sesuai dengan visi, misi, dan filosofi Gerbang Betawi. Keenam kemitraan tersebut terdiri dari Bidang Pendidikan, Bidang Budaya dan Pariwisata, Bidang Ekonomi Produktif dan Bidang Lingkungan Hidup.

"Kita juga sudah punya MOU dengan Pemprov DKI yaitu lima SKPD. Mulai dari masalah ekonomi dengan UMKM, lingkungan hidup penataannya, kemudian juga masalah pendidikan, Pariwisata, bahkan kita juga kerjasama dengan PT Jakarta Tourisindo," jelas Sylvi.

Itu nantinya akan dijadikan mitra yang solid. Oleh sebab itu, kedepannya Sylvi berharap para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan UKPD ini melakukan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.

"Kita ini dipekuat oleh tiga pilar yaitu Pemerintah baik daerah maupun pusat, Swasta, kemudian masyarakat atau komunitas," pungkasnya.

Keriaan Betawi Jatingera ini nantinya akan menjadi kegiatan kalender tahunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan mengekpose tentang kearifan lokal dari
betawi, jadi bukan hanya di daerah Jakarta Timur saja tetapi setiap wilayah Kota DKI Jakarta akan melaksanakan kegiatan Gerbang Betawi.

Sylvi berharap dengan adanya Gerbang Betawi akan ada betawi muda yang akan menjadi pengusaha yang mandiri, serta mengembangkan dirinya untuk membuka
lapangan kerja bagi warga DKI Jakarta khususnya.

"Gerbang betawi bertekad satu keluarga, satu sarjana, satu wirausaha, agar masyarakat betawi menjadi sejahtera," tuntasnya.