Logo Selasa, 17 Oktober 2017
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Politisi Partai Politik Gerakan Indonesia Harry Ara.

BOGOR, KORANMETRO.com - Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2018 semakin dekat, banyak cara dan langkah yang dilakukan untuk meyakinkan publik kota hujan. Salah satunya dilakukan Politisi Partai Politik Gerakan Indonesia Harry Ara.

Saat ditemui di Kota Bogor dan ditanyakan bagaimana program ekonomi yang kongkrit untuk masyarakat? Kang Ara sapaan akrabya menjelaskan, "Saya berkomitmen menyiapkan program OKE OCE untuk di 68 Kelurahan di Kota Bogor. Program OKE OCE asal katanya berasal dari "One Kecamatan, One Center for Enterpreneurship", jelasnya, Rabu (20/9/2017).

Dia menjelaskan, konsepnya di setiap kelurahan para calon pengusaha dibimbing sama pengusaha sukses, modalnya di stimulus, diajarkan cara merencanakan keuangan sampai diajarin cara jualan atau mencari pasarnya.  

"Program yang bagus di Ibukota tentu perlu kita cermati yang baik di Ibukota bisa kita adopsi di Kota Hujan. Saya yakin betul kalau pemimpinnya memfasilitasi dan memotivaasi warganya untuk menjadi pengusaha sekalipun di tingkat kelurahan maka perekonomian kita diharapkan mengalami trend (red-kecendrungan) peningkatan," tandasnya.  

"Bangsa kita merupakan bangsa pekerja keras, tapi harus dimotivasi dan diarahkan pemimpinnya. Pemimpin harus jadi penyemangat warga, pemimpin tidak boleh arogan dan merasa pintar sendiri pemimpin harus memiliki "hati  rakyat" agar kebijakannya benar yang dibutuhkan rakyat di bawah," tambahnya.

Program OKE OCE disampaikan oleh Harry Ara yang juga alumni jurusan Sosial Ekonomi Perikanan (SEI) Institut Pertanian Bogor ini direncanakan digulirkan jika terpilih menjadi Wakil Walikota Bogor.  "Seperti halnya para pengrajin oncom yang saya kunjungi ini di tingkat Kelurahan Pasir Jaya mereka adalah "produsen", tinggal kita stimulus agar usaha berkembang membuka cabang dan mereka menjadi mentor bagi pengusaha pemula usaha oncom lainnya," tambahnya.

Lebih lanjut diutarakannya, setiap kelurahan dari 68 (enam puluh delapan-red) pasti memiliki karakteristik yang sangat variatif dari minat jenis usaha. Oleh karena itu pemimpin hanya memfasilitasi sementara warga yang menentukan mau usaha apa sesuai kemampuannya disandingkan dengan program OKE OCE. "Saya yakin usaha untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan di Kota Hujan akan terwujud pungkasnya dengan optimis," tandasnya. (makmur)