Logo Selasa, 17 Juli 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Aksi 1001 Help Morotai.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Komunitas Help Morotai Indonesia menyelenggarakan acara 1001 untuk Morotai di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Acara tersebut diselenggarakan pada 2-5 Mei 2017 dengan membawa semangat hari Pendidikan Nasional.

Aksi 1001 untuk Morotai berisi serangkaian kegiatan yang berfokus pada pemberian 1000 buku dan 1 aksi Peduli lingkungan. Demikian rilis yang dilayangkan ke redaksi KORANMETRO.com, Sabtu (20/5/2017).

Dalam rilis tersebut disebutkan bahwa kegiatan 1001 untuk Morotai menarik kepedulian dari banyak orang, sehingga hampir 2000 buku berhasil terkumpul.

Donasi buku dilakukan ke beberapa sekolah di Kabupaten Pulau Morotai, antara lain Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Adzfal (TK ABA), TK Islamiyah Gotalamo, SD BPD Falila, SD BPD Loleo Jaya, Madrasah Ibtidaiyah Gotalamo, SMP BPD Tawakali, SMA N 4 Bere-bere.

Tidak hanya buku, Help Morotai Indonesia juga mendapatkan donasi berupa alat-alat olahraga anak-anak seperti bola kaki, Racket Bulu Tangkis, Shuttlecock, disamping itu juga terdapat Suling dan juga alat Tulis dari para donatur di Jakarta dan sekitar.

Kegiatan utama rangkaian aksi 1001 untuk Morotai ini dilaksanakan di SD BPD Falila, yang merupakan sekolah dasar satu-satunya ada di Desa Falila KM 10 sebelah Selatan Timur dari Ibukota Kab. Pulau Morotai, Daruba.

Acara ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan, F. Revi Dara, beserta jajarannya. Tidak hanya itu Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Kabupaten Pulau Morotai, Mufti Siruang, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kab. Pulau Morotai, Ujang Bagindo dan juga Kepala Bidang Promosi, Riset dan Analisi Data Dinas Pariwisata Kab. Pulau morotai, Arafik M Rahman ikut mendukung dan menghadiri kegiatan tersebut.

Acara ini dibuka dengan doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama. Siswa-siswa SD BPD Falila juga ikut serta memeriahkan acara dengan menyuguhkan penampilan tari tradisional, Tide-tide.

Pemberian buku bacaan dilakukan secara simbolik pada acara tersebut oleh Yulia S. Sahupala selaku ketua komunitas Help Morotai Indonesia kepada Patris Lahengko selaku Kepala Sekolah SD BPD Falila, serta pemberian Alat Olahraga secara simbolik oleh F. Revi Dara selaku Kepada Dinas Pendidikan kepada Dedi Sipolo, Siswi SD BPD Falila.

Selain itu dilakukan juga pembagian bingkisan buku dan alat tulis kepada 57 orang siswa total keseluruhan siswa aktif yang sedang mengenyam di pendidikan di SD tersebut.

Acara ini diisi oleh serangkaian kegiatan yang edukatif dan menarik antusiasme anak-anak SD BPD Falila: mulai dari penanaman Pohon hingga pemutaran film dokumenter Help Morotai Indonesia dan penayangan edukasi mengenai lingkungan.

Kegiatan penanaman bibit pohon mahoni yang dilakukan di halaman sekolah ini juga didukung oleh donasi bibit dari Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Morotai, serta pemberian tempat sampah yang didukung oleh Badan Lingkungan Hidup Kab. Pulau Morotai.

Penyelenggara kegiatan ini, Komunitas Help Morotai Indonesia, merupakan kelompok muda-mudi yang tergabung dalam semangat dan kepedulian yang sama untuk memajukan pendidikan dan meningkatkan kesadaran lingkungan di Morotai.

Kedua hal tersebut dianggap penting untuk ditingkatkan mengingat Pulau Morotai merupakan salah satu dari 10 Destinasi Wisata Prioritas dengan fokus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata yang diusung oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Acara ini pun mendapat sambutan positif tidak saja dari murid, orang tua dan tokoh masyarakat Desa setempat, tapi juga dari Pemerintahan Kab. Pulau Morotai itu sendiri.

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Pulau Morotai, F. Revi Dara mengungkapkan bahwa dari sisi kualitas pendidikan secara Nasional, pada tingkatan Provinsi, Maluku Utara masih menempati posisi dua terbawah (31).

Sementara itu, Morotai sendiri juga menempati posisi dua terbawah dari 10 Kabupaten yang ada di Provinsi Maluku Utara. "Urgensi peningkatan minat baca dan kesadaran lingkungan dalam pendidikan anak menjadi begitu krusial untuk meningkatkan kapabilitas SDM di Pulau Morotai," katanya.

"Saya sangat mengapresiasi ini, dan mudah-mudahan gerakan ini tidak terhenti. Tapi dengan adanya dasar dari teman-teman komunitas Help Morotai Indonesia, teman-teman yang peduli ini, juga bisa menyentuh kita orang-orang Morotai , supaya kita juga bias memiliki kepedulian dan rasa untuk membantu pendidikan dan isu lingkungan sejak dini," kata Revi lagi.

Sejalan dengan harapan tersebut, Yulia S. Sahupala juga mengungkapkan komitmen komunitas yang diinisiasinya ini untuk melakukan kegiatan serupa di tahun depan. Help Morotai Indonesia berharap ke depannya akan lebih banyak pihak yang dapat terlibat dan berpartisipasi mendukung aksi mereka. (jek)