Logo Senin, 20 November 2017
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

PTSP Kecamatan Duren Sawit menggelar program layanan 'BKT Girly Service' yaitu pelayanan pinggir kaly BKT yang diapresiasi masyarakat sekitar. (foto: indra)

JAKARTA, KORANMETRO.com - Banjir Kanal Timur (BKT) saat ini telah menjadi lokasi favorit warga Ibu Kota khususnya yang tinggal di kawasan Duren Sawit dan Jatinegara, Jakarta Timur untuk dikunjungi.

Mereka melakukan aktifitas olahraga di akhir pekan atau sekedar jalan-jalan menikmati udara pagi sembari berbelanja murah dan menikmati kuliner yang banyak dijajakan pedagang kecil di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu, warga juga bisa mendapatkan pelayanan konsultasi mengenai persoalan seputar pengurusan izin dan administrasi kependudukan yang dibuka oleh pihak Kecamatan Durensawit, di pinggiran BKT sebagai upaya pelayanan jemput bola kepada masyarakat. Program layanan ini diberikan nama 'BKT Girly Service' yaitu pelayanan pinggir kaly BKT.  

Selain itu, masyarakat juga dapat layanan kesehatan berupa pengecekan gula darah dan tensi secara cuma-cuma alias gratis.

"Saya sedang lari pagi, tiba-tiba melihat ada petugas dari pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) Kecamatan Durensawit, jadi sekalian konsultasi," ujar Kartika Sari, warga RT 12 RW 09, Kelurahan Malakasari, Durensawit, Jakarta Timur, Sabtu (11/11/2017) kemarin.

Kartika mengaku berkonsultasi mengenai dokumen kepemilikan rumahnya berupa Akta Jual Beli (AJB) yang hilang. Saat ini yang tersisa hanya berupa foto copynya saja, sedangkan dokumen aslinya tidak berhasil ditemukan. Saat berkonsultasi kepada petugas, dia disarankan untuk membuat surat laporan kehilangan kepada pihak kepolisian, kemudian surat kehilangan itu dijadikan dasar untuk pembuatan dokumem AJB yang baru di notaris.

"Saya senang mendapat penjelasan yang baik dari petugas sehingga nanti dokumen rumah saya dapat dibuat lagi. Saya rasa pelayanan jemput bola ini sangat baik, dan sebaiknya bisa rutin digelar," kata dia.

Sekedar untuk diketahui, pelayanan jemput bola oleh PTSP Kecamatan ini dibuka sejak Sabtu (11/11/2017). Tujuannya untuk membantu warga yang kerap tidak punya banyak waktu datang ke kantor kecamatan atau kelurahan guna mengurus dokumen karena kesibukan kerja.

"Dengan membuka pelayanan konsultasi di hari libur warga bisa datang dan berkonsultasi mengenai berbagai persoalan dokumen dan perizinan," terangnya.

Kepala PTSP Kecamatan Duren Sawit Mohammad Radzal Noor, mengungkapkan pelayanan jemput bola di pinggiran BKT ini sebagai terobosan dalam melayani warga. Tidak menutup kemungkinan, ke depan akan dilakukan secara rutin. Terlebih dalam kegiatan ini antusiasme warga cukup besar, itu dapat dilihat dari banyaknya jumlah warga yang datang. "Kemungkinan kami akan laksanakan ini secara rutin," katanya.

Sambungnya, PTSP Kecamatan Duren Sawit terus komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjalankan sejumlah terobosan untuk mewujudkan pelayanan cepat dan tuntas. Oleh karena itu, dia kerap mengingatkan para staf-nya untuk jujur, disiplin, dan terus meningkatkan kerja keras. "Bahkan petugas sering kerja lembur," paparnya. (indra)