Logo Minggu, 24 Juni 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Wakil Ketua III KONI DKI, Didi Oerif Affandi.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Wakil Ketua III KONI DKI, Didi Oerif Affandi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Salahudin Uno  menerbitkan SK Gubernur tentang Bapak Angkat cabang olahraga.

Sebab dengan pola bapak angkat diharapkan dapat mendukung kejayaan pembinaan prestasi olahraga di DKI Jakarta.

Menurut Didi, pola bapak angkat itu akan membina cabang olahraga (cabor) sesuai pilihan dinas, badan, dan BUMD. Seluruh Dinas, Badan, BUMD dan dunia usaha yang memiliki hubungan dekat dengan Pemprov DKI akan mendapat tugas menjadi bapak angkat cabang olahraga anggota KONI DKI.

"Pola ini dalam rangka memacu pembinaan prestasi atlet untuk PON 2020 Papua, agar kontingen DKI menjadi juara umum dan mempertahankan juara umum pada PON 2024, dimana DKI menjadi tuan rumah," tegas Wakil Ketua III KONI DKI Didi Oerif Affandi di gedung KONI, Jakarta Pusat, Kamis (8/3/2018).

Ditambahkan Didi yang juga Ketua Pengda Perpani (Panahan) DKI, dalam pekan ini pihaknya telah memanggil pengurus cabang olahraga untuk menyampaikan kebutuhan sarana dan prasarana masing-masing olahraga.

"Satu hari ada sepuluh pengurus cabang olahraga yang kita panggil untuk membuat proposal kebutuhan apa saja peralatan olahraga yang diperlukan," katanya.

Kebutuhan sarana dan prasarana olahraga yang diperlukan masing-masing cabang olahraga berbeda beda. Pembinaan olahraga di DKI Jakarta mengalami keterpurukan yang memprihatinkan, karena 1,5 tahun ini tidak mendapat dana hibah dari Pemprov DKI.

"Pegawai sekretariat KONI DKI tidak digaji. Hanya memperoleh gaji dari pinjaman seseorang yang mau membantu KONI," pungkasnya. (potan)