Logo Minggu, 24 Juni 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Pengacara dan kurator Jahmada Girsang, SH, MH, CLA, mengumumkan berdirinya LBH Pers Pewarna Indonesia disela-sela pelantikan DPP Pewarna Indonesia di Graha Oikumene PGI, Salemba, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KORANMETRO.com- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Pewarta Nasrani (Pewarna) Indonesia resmi berdiri. Hal itu diumumkan bersamaan dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pewarna periode 2016-2019 di Graha Oikumene PGI, Salemba, Jakarta Pusat.

Rentannya pekerjaan seorang pewarta berita terhadap kekerasan baik itu dalam bentuk intimidasi maupun kekerasan fisik serta kriminalisasi hukum saat melaksanakan tugas jurnalistik, menjadi dasar terbentuknya LBH Pers Pewarna Indonesia.

Jahmada Girsang, SH,MH , CLA menjadi motor terbentuknya LBH Pers Pewarna Indonesia. Pengacara dan kurator yang sudah malang melintang di dunia hukum  itu menjelaskan bahwa, terkait persoalan hukum yang dihadapi pewarta khususnya pewarta nasrani merupakan tugas dari LBH Pers Pewarna Indonesia.

Ditambahkannya pula, bahwa setiap pengacara yang akan bertugas di LBH Pers Pewarna Indonesia menjalankan Pro Bono (sukarela). “Jadi, rekan-rekan pers jangan takut untuk mewartakan kebenaran,” ujarnya.

LBH Pers Pewarna Indonesia rencananya akan berada di luar organisasi pers (Pewarna Indonesia) dan akan dihuni oleh para pengacara yang sepakat bergabung. Walau berdiri secara terpisah, namun LBH Pers Pewarna mempunyai tujuan yang sama yakni kebenaran dan keadilan harus ditegakkan.

Berdirinya LBH Pers Pewarna Indonesia disambut antusias oleh para pewarta, khususnya yang tergabung dalam Pewarna Indonesia. “Untuk mengungkap sebuah kebenaran, memang terkadang pahit namun, kebenaran itu haruslah ditegakkan agar umat tercerahkan,” ujar Ketua Umum Pewarna Indonesia Yusuf  Mujiono.

Lebih lanjut dikatakan Ketua Umum dua periode itu bahwa terkadang dalam menjalankan tugas jurnalistik terlebih untuk mengungkapkan kebenaran memang pewarta sangat rawan mengalami kekerasan, oleh karenanya lewat pembahasan jelang Kongres Pewarna lalu rencana pendirian LBH Pers Pewarna Indonesia disepakati oleh tim perumus ketika itu.

Sementara itu, aras gereja nasional mendoakan serta memberikan restu atas pelantikan penggurus DPP Pewarna Indonesia. Aras nasional tersebut antara lain Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) yang diwakili oleh Sekretaris Umum Pdt. Gomar Gultom, Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pdt. Ronny Mandang, Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) diwakili oleh Pdt Jason, serta sejumlah tokoh kristen yang ada di Indonesia termasuk Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Lisa Mulyati S.Sos, MSi. (jek/rfc)