Logo Minggu, 19 Agustus 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Pimpinan PT Oval Advertising, Agus Salim.

JAKARTA, KORANMETRO.com - PT Oval Advertising perusahaan bergerak di bidang papan reklame mengaku siap dan mendukung instruksi Gubernur DKI Anies Baswedan soal memeriahkan event akbar Asian Games pada 18 Agustus-2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.

Menurut Pimpinan PT Oval Advertising, Agus Salim, pihaknya akan memasang di 13 titik papan reklame berbagai macam cabang olah raga. "Kita pasang di 13 titik, antara lain di Jalan Gunung Sahari, Tol Grogol, Tol Ancol, Tol Jakarta Outer Ring Road 1 (W2) Pondok Indah-Bandara Soekarno Hatta, dan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta," kata bos Oval Advertising Agus Salim, di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Mantan wartawan ini menambahkan, penayangan iklan Asian Games di ke-13 titik itu tidak menetap di setiap titik dari saat ini hingga penyelenggaraan Asian Games berakhir pada 2 September 2018, melainkan berpindah-pindah.

"Jadi, kalau di 13 titik itu ada billboard yang kosong dari iklan komersil, maka di situ iklan Asian Games kita tayangkan. Jadi, pemasangan berputar di ke-13 titik itu. Dari beberapa bulan lalu, kita sudah memasang iklan untuk cabang Wushu karena, kita diminta Ketua Umum PBWI Pak Airlangga Hartarto,"  kata Agus.

Meski demikian ia mamastikan bahwa dengan cara ini iklan Asian Games tetap akan tayang setiap hari, hanya lokasinya yang berpindah-pindah.

Gubernur Anies  Baswedan pada Juni 2018 lalu menerbitkan Seruan Gubernur No 8 Tahun 2018 tentang Partisipasi Untuk Menyukseskan dan Memeriahkan Asian Games 2018; dan Instruksi Gubernur (Ingub) No 64 Tahun 2018 tentang Partisipasi Untuk Menyukseskan dan Memeriahkan Asian Games 2018.

Agus mengakui pihaknya telah diberitahu Pemprov DKI tentang adanya seruan dan Ingub tersebut, bahkan dihubungi pihak terkait dari pemerintah pusat agar berpartisipsi memeriahkan Asian Games 2018.

"Tapi kami pasang iklan Asian Games di billboard kami bukan semata-mata karena adanya permintaan itu lho, tapi karena sebagai anak bangsa, kami juga merasa punya kewajiban untuk mendukung event ini agar atlet-atlet kita yang bertarung di Asian Games, menjadi makin semangat dan dapat memenuhi target pemerintah, yakni masuk 10 besar," katanya.

"Atlet kita diuntungkan karena bermain di kandang sendiri. Maka, dengan dukungan semua pihak, termasuk pengusaha reklame, semoga semangat atlet-atlet kita semakin terpompa, sehingga mereka dapat mempersembahkan yang terbaik," tuturnya lagi.

Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games pada 1962 (Asian Games IV). Saat Asian Games XVII-2014 di Korea Selatan, Indonesia menduduki peringkat 17 dengan perolehan 4 emas, 5 perak dan 11 perunggu. China menjadi juara umum dengan 151 emas, 108 perak dan 83 perunggu; Korea Selatan di posisi runner up dengan 79 emas, 71 perak dan 84 perunggu; dan Jepang di posisi ketiga dengan 47 emas, 76 perak dan 77 perunggu.

Pada Asian Games tahun ini, Indonesia menargetkan masuk 10 besar dengan perolehan 16 emas dari 22 cabang olahraga, antara lain bulutangkis, wushu, panahan, angkat besi, kano, taekwondo, pencak silat dan bowling. Agus yakin bulutangkis dan wushu akan mempersembahkan emas.

"Bulutangkis bahkan bisa menjadi primadona bagi Indonesia di Asian Games," ucapnya. Agus memprediksi, penyelenggaraan Asian Games XVIII akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia, karena 11.000 atlet yang bertanding, menurut data Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), akan menjadi pabrikasi yang mendorong terjadinya perputaran uang dalam jumlah yang sangat besar, yang sekaligus mendorong terjadinya simbiosis mutualisme dalam perekonomi. (potan simamora)