Logo Senin, 20 November 2017
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

JAKARTA, KORANMETRO.com - Rangka mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan 100 Smart City di Indonesia, GEM Indonesia akan menghelat Pameran Smart Home+City Indonesia. Rencananya, pameran ini akan mulai berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta pada tanggal 3-5 Mei 2018 mendatang.

Gelaran ini diselenggarakan bukan hanya sebagai wadah pertukaran informasi mengenai teknologi atau regulasi terkini, namun juga bertujuan sebagai wadah kerja sama yang sangat strategis antara pemerintah daerah, swasta, sarta pemegang keputusan.

GEM memastikan, gelaran tersebut akan menjadi wadah bagi para pelaku industri teknologi rumah pintar, bangunan pintar, serta kota pintar untuk menawarkan solusi cerdas guna membantu kota-kota di Indonesia bertransformasi menjadi kota pintar.

Direktur PT Global Expo Management (GEM) Baki Lee menegaskan, pameran Smart Home+City Indonesia 2018 ini bersifat business to business (b2b) dan bukan businees to consument (b2c). Dapat dipastikan, mayoritas pengunjung yang hadir berasal dari corporate.

"Di event ini sifatnya bukan jualan langsung, sebab b2b tidak ada target transaksi. Namun jika respon peserta di tahun lalu mencapai total 5-6 triliun, itupun menurut data prospek dan bukan transaksi di tempat," kata Baki kepada wartawan di Jakarta.

Baki juga sudah mengundang ratusan kepala daerah seperti Lurah, Bupati, serta Gubernur untuk bisa hadir ke Jakarta. Di event ini, Baki ingin memberikan edukasi serta transformasi ke system digital.

"Beberapa kota besar yang kami undang biasanya itu Kepala Dinas Bidang Telematika, biasanya mereka merekomendasikan ke Kepala Daerah. Jumlahnya di atas 800 undangan VIP sampai undangan VVIP," imbuhnya.

Sejalan dengan program pemerintah, diselenggarakannya pameran dan konderensi internasional ini diharapkan mampu mendukung serta mendorong terwujudnya 100 smart city yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia.

Event ini diproyeksikan akan diikuti oleh lebih dari 600 peserta pameran dari 25 negara. Sementara untuk target pengunjung tahun ini akan dihadiri oleh lebih dari 20.000 pengunjung dalam dan luar negeri.