Logo Senin, 16 Juli 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Ratna Sarumpaet.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengapresiasi anggota Dishub yang menjalankan tugasnya tak tebang pilih. Ia berharap, dengan adanya ketegasan dari petugas Dishub dapat memberikan efek jera kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Sandi terkait protes aktivis perempuan Ratna Sarumpaet. Menurutnya Ratna Sarumpaet terlalu berlebihan karena kerap melontarkan pernyataan pedas akibat mobilnya diderek petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Sandi meceritakan, beberapa waktu lalu mobil ibunya, Mien Uno juga terkena derek oleh jajaran Dishub, tapi beliau tak protes meski anaknya seorang wakil gubernur.

"Di dekat rumah saya, karena saya bilang di Senopati, rumah ibu saya deket situ. (Meski) Diangkat dia enggak protes, walau anaknya Wagub. Dia mengikuti saja SOP," kata Sandi di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/4/2018).

Politisi Partai Gerindra itu berharap jajaran Dishub untuk terus menunjukkan sikap ketegasannya terhadap pengemudi yang memarkirkan kendarannya di ruang milik jalan (Rumija).

Selain itu, dirinya juga memastikan agar Kadishub DKI Jakarta Andri Yansah untuk gencar melakukan sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2014.

“Kita pasti terus sosialisasikan untuk adopsi Perda ini. Jangan sampai kita lemah dalam enforcement Perda ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sandi menambahkan, pihaknya berharap agar Dishub berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya untuk terus mensosialisasikan regulasi tersebut. Dengan begitu, ia meyakini kalau ke depannya tak ada lagi masyarakat yang tidak mengetahui peraturan yang berlaku.

“Ini bukan hanya berhenti di Dishub ya, tapi juga dinas yang lain. Mereka harus punya kemampuan untuk mensosialisasikan bagaimana SOP ini dipahami juga oleh masyarakat. Dan bagaimana juga ini dipatuhi. Jadi tidak ada sistemnya yang anekdotal. Ini semua tersosialisasikan dengan baik,” pungkasnya. (potan simamora)