Logo Minggu, 24 Juni 2018
Karirpad, Situs Lowongan Kerja Terpercaya
images

Ilustrasi.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Persatuan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pondokcina (P3MP) membuat petisi kepada Pemerintah Kota Depok. Mereka meminta agar Pemkot Depok dalam hal ini Walikota Depok Idris Abdul Shomad, serius memperhatikan maraknya peredaran miras yang sudah banyak menelan korban jiwa.

"Kami buat petisi ini setelah mencermati peristiwa maraknya miras oplosan terjadi di Kota Depok beberapa waktu lalu dan telah menelan korban jiwa. Ini sungguh memprihatinkan, Pemkot tidak boleh diam dan harus ambil tindakan" kata Ketua P3MP Pondokcina Syafrudin, di Depok, Rabu (18/4/2018).

Syafrudin menambahkan, pihaknya memandang pemerintah tidak cukup hanya dengan ucapan prihatin atas kejadian itu. Ada hal-hal yang harus diselesaikan agar masalah ini bisa tuntas.

"Kami ingin keseriusan Pemerintah melarang penjualan berbagai jenis minuman keras. Jangan karena lemahnya pengawasan, miras jenis oplosan masih beredar luas dan mudah dicari," tegasnya.

Pemkot dalam hal ini Walikota, harus segera mengintruksikan bawahannya berperan aktif. Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) ditingkat yang paling bawah, segera turun ke lapangan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Berdayakan LPM, RW, RT, PKK, Karang Taruna dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing sebagai ujung tombak pengawasan," ungkap Syafrudin.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat Depok Djaya Kasawilaga menambahkan perlunya pembinaan kemasyarakatan secara menyeluruhnya. Berikan paparan pada masyarakat, serta lakukan minotoring lapangan termasuk kawasan pemukiman secara merata termasuk yang tinggal di apartemen yang belakangan banyak di bangun di Depok.

"Kami menyoroti banyaknya penghuni rumah vertikal dan hunian kost yang seolah tak tersentuh aturan kependudukan. Harusnya mereka juga melapor ke RT RW jika sudah tinggal di Depok," katanya.

Sementara itu korban miras oplosan di Kota Depok terus bertambah. Total jumlah korban tewas mencapai 9 orang hingga Rabu 4 April 2018 sore.pada

Di wilayah Pancoran Mas, korban tewas bertambah 2 orang. Mereka adalah Agus (50) dan Darmawan Kusuma (31). Keduanya diduga mengonsumsi minuman miras oplosan jenis gongseng gaul yang banyak dijual di warung-warung jamu yang ada di Depok. (potan simamora)