Logo Kamis, 27 Juni 2019
images

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan inspeksi ke Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, untuk memastikan berjalannya pelayanan kesehatan puskesmas jelang hari libur Idul Fitri 2019. Ia memastikan, puskesmas kecamatan tetap buka 24 jam sel

JAKARTA, KORANMETRO.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan inspeksi ke Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, untuk memastikan berjalannya pelayanan kesehatan puskesmas jelang hari libur Idul Fitri 2019. Ia memastikan, puskesmas kecamatan tetap buka 24 jam selama musim libur mudik lebaran.

"Ya puskesmas kecamatan buka 24 jam meskipun hari lebaran, jadi hari lebaran pun menangani 24 jam, IGD 24 jam, pelayanan 24 jam. Jadi kalau puskesmas kecataman tidak ada jam operasi yang terbatas, jam operasi memang round the clock, sepanjang waktu," kata Anies di Puskesmas Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (3/6/2019) pagi.

Untuk puskesmas yang ada di kelurahan, menurut Anies, jam operasional pada tanggal 3, 4, dan 7 Mei 2019 dimulai dari pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB. Kemudian pada tanggal 5 dan 6 Mei 2019, puskesmas kelurahan akan tutup alias diliburkan.

Anies menyarankan agar warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan untuk datang ke puskesmas kecamatan atau rumah sakit umum daerah (RSUD) bila puskesmas kelurahan telah tutup.

Sementara untuk hasil inspeksinya hari ini, Anies menyebut para dokter dan perawat yang bertugas di Puskesmas Kecamatan Kalideres telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Fasilitas kesehatan yang ada juga dinilainya lengkap dan siap untuk melayani masyarakat. "Jadi bagi warga DKI jangan khawatir bila perlu pelayanan, kita siap untuk melayani," ujar Anies Baswedan.

Siagakan Tenaga Medis

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan, pihaknya telah menyiagakan seperdelapan dari jumlah total tenaga medis yang ada di puskesmas kecamatan.

"Karena puskesmas kan dua aspek upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat, jadi lapangan libur tapi untuk layanan di dalam gedung tetap masuk, sesuai dengan jadwal," ujarnya.

"Untuk yang di RSUD karena rawat jalan itu sangat berkurang, kita tinggal 40 persen. Rawat jalan di RSUD sekitar 40 persen, tapi untuk IGD RSUD full 100 persen," ia mengakhiri. (dra)