Logo Kamis, 27 Juni 2019
images

Ilustrasi.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Mantan Direktur PT SG, Herry Sutanto dibekuk Unit Tanah dan Bangunan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (31/10/2018) lalu. Ia diamankan lantaran diduga menjual belikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Iya betul, namun itu bukan masalah utamanya,” kata Kanit Tahbang Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rolando, Jumat (30/11/2018) lalu. 

Meski enggan merinci kasus itu, namun Rolando melanjutkan sedikitnya ada tiga laporan yang membuat Herry sutanto ini ditahan, salah satunya melakukan penggelapan dokumen.

“Ada beberapa penggelapan dokumen. Salah satunya ia ditahan setelah dilaporkan oleh perusahaannya sendiri,” ucapnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanah yang dijual Herry Sutanto merupakan tanah Ruang Terbuka Hijau yang rencananya akan di hibahkan ke Pemrpov DKI Jakarta. 

Tanah itu nantinya akan menjadi saluran air bagi warga demi mengantisipasi banjir di kawasan Perumahan S. Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Salah satu laporannya yakni, LP/1204/VIII/2018/PMJ/Resto Jak-Bar , Rabu, 28 Agustus 2018 dengan Perkara "Penggelapan Dengan Pemberatan" Pasal 374 KUHP. Laporan itu membuat PT SG merugi hingga milyaran Rupiah. (dra)