Logo Senin, 25 Maret 2019
images

Ridwan Sitorus.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Ridwan Sitorus dan Erwin Situmorang. Alhasil, pembunuh sekeluarga di Pulomas itu tetap dihukum mati.

Kasus bermula saat Ridwan dkk merampok rumah Dodi Triono pada penghujung 2016. Mereka menyekap 11 penghuni, sehingga 6 di antaranya tewas. Keenam orang itu adalah:

1. Dodi
2. Diona Andra Putri (putri pertama Dodi dari mantan istri kedua)
3. Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, putri ketiga Dodi dari mantan istri kedua)
4. Amalia Calista (teman Gemma)
5. Yanto (sopir)
6. Tarso (sopir)

Dalam hitungan hari, Ridwan dkk dibekuk dan akhirnya diadili. Pada 17 September 2017, PN Jaktim menjatuhkan hukuman mati kepada Ridwan dan Erwin. Hukuman mati itu dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta.

Tidak terima, keduanya mengajukan kasasi. Apa kata MA?

"Menolak kasasi Ridwan Sitorus alias Ius Pane als Marihot Sitorus dkk," demikian dilansir website MA sebagaimana dikutip Sabtu (17/11/2018).

Perkara 395 K/PID/2018 itu diadili oleh ketua majelis Andi Abu Ayyub Saleh, dengan anggota Sumardijatmo dan Eddy Army. (rus)