Logo Selasa, 25 September 2018
images

Reklame ambruk di Jalan Sultan Agung, Medansatria, Kota Bekasi, Kamis (2/3/2017) kemarin.

BEKASI, KORANMETRO.com - Akibat pengawasan lemah dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bekasi, Jawa Barat, papan reklame di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Medansatria, Kamis siang kemarin roboh. Apalagi diketahui bahwa reklame milik PT Intan Advertising itu telah habis masa izin selama setahun.

"Papan reklame tersebut sudah kedaluwarsa. Seharusnya dikontrak kerja sama hanya empat tahun, namun ini sudah lima tahun berjalan dan belum diperpanjang," kata Kabid Tata Bangunan dan Lingkungan Dinas PUPR Kota Bekasi Dzikron di Bekasi seperti dilansir Jumat (3/3/2017).

Dia menambahkan, pihaknya bakal memberikan sanksi atas pelanggaran itu kepada pengelola reklame PT Intan Advertising. "Kami akan berikan tindakan kepada advertising bersangkutan," katanya.

 

IMG-20170303-WA0001

Seperti diketahui, papan reklame berukuran 10X8 meter di Jalan Raya Sultan Agung KM28 itu ambruk pada Kamis (2/3/2017) sekitar pukul 11.30 WIB dan menimpa sopir angkot K25 Pulogebang-Rawapanjang-Terminal Bekasi. 

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai ambruknya papan iklan itu diduga ada ketidaksesuaian spesifikasi struktur pondasi.

Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, tiang penyangga papan reklame seharusnya dilengkapi dengan plat pengikat tiang dan papan agar tetap berdiri kokoh untuk jangka waktu yang lama.  "Kalau dicek dari patahan tiang, tidak ada plat tambahan di badan tiang, sehinga tidak ada pengikat, hal inilah yang membuat tidak kuat menahan beban sehingga terjadilah ambruk," katanya.

IMG-20170303-WA0002Pepen menginstruksikan instansi terkait untuk mengevaluasi keamanan serta izin reklame di Kota Bekasi. "Harus ada peremajaan secara berkala. Sementara untuk tinggi reklame juga harus dicek sehingga tidak membahayakan masyarakat," katanya. (rus)