Logo Selasa, 25 September 2018
images

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, akan melakukan pembersihan terhadap PKL dan parkir liar di lingkungan Monumen Nasional (Monas). Langkah tersebut diambil untuk mendukung ketertiban menjelang pelaksanaan Asian Games.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan, pihaknya akan melarang dengan tegas segala bentuk pedagang kaki lima (PKL) yang biasa menjajakan dagangannya di siang dan malam hari di Monas. Kata dia, parkir liar maupun petugas parkir liar akan ditindak apabila kedapatan mengatur parkir di lokasi terlarang.

"Kawasan Monas sekitarnya total harus steril dari PKL," kata Yani di Balai Kota, Rabu (11/7/2018) kemarin.

Yani menambahkan, para pedagang sudah disiapkan Pemprov DKI untuk mencari nafkah yakni di Lenggang Jakarta yang ada di kawasan Monas.

"Karena untuk PKL Monas sudah di berikan solusi yaitu di Lenggang Jakarta," ungkapnya.

Petugas Satpol PP tak akan melakukan kompromi terhadap para PKL yang masih nekat berjualan di Monas. Sebab, pihaknya akan langsung mengusir mereka dari kawasan tersebut. Ia mengerahkan 100 personil statis dan 50 mobile selama 24 jam dalam tiga shift.

"Pokoknya masuk kawasan Monas kita tindak," tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya pun akan menertibkan para pengendara mobil yang bandel lantaran parkir di pinggir jalan. Ia berjanji akan menindak tegas mereka agar tak memarkirkan kendaraannya di sembarang tempat.

"Sudah di sediakan di parkir ex IRTI. Jadi tidak ada alasan lagi, pokoknya kawasan Monas wajib steril," pungkasnya. (potan simamora)