Logo Rabu, 17 Oktober 2018
images

Tokoh masyarakat yang juga Ketua RW 004 Lebak Bulus, Murtanih.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Tokoh masyarakat di wilayah Kelurahan Lebak Bulus, mengapresiasi upaya persuasif Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Lebak Bulus, dalam melakukan penertiban bangunan liar.

Bangunan tersebut berupa gubuk liar yang digunakan untuk mangkal puluhan mobil taksi online (grab car dan go car). Bangunan tanpa izin itu berlokasi di Jalan Adhiaksa, Taman  Lebak Bulus, RT 004, RW 004, Jakarta Selatan. Melalui komunikasi yang intensif, pemilik bangunan pun secara sukarela membongkar sendiri bangunannya tanpa melakukan perlawanan sama sekali.

“Kami apresiasi pihak Satpol PP yang melakukan pendekatan kepada pemilik bangunan dan juga tokoh-tokoh masyarakat setempat, sehingga pembongkaran ini berjalan lancar,” ujar Ketua RW 004 Lebak Bulus, Murtanih, kemarin.

Murtanih menilai, salah satu yang berperan dalam pembongkaran secara persuasif ini adalah Kepala Satpol PP Kelurahan Lebak Bulus Pak Achmad, yang mengedepankan komunikasi dan dialog dalam upayanya melakukan pembongkaran. “Langkah Satpol PP sudah tepat,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kepala Satpol PP Kelurahan Lebak Bulus, Achmad, mengaku menjalankan instruksi dari Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko, agar dalam setiap bertugas selalu mengedepankan cara-cara persuasif. Dengan begitu penertiban dapat berlangsung damai dan berjalan kondusif.

“Jadi dengan dibongkarnya gubuk liar itu saya sudah dapat melakukan 3 penertiban, yaitu tertib jalur hijau, tertib saluran air, dan tertib jalan,” terangnya.

Lebih lanjut, Achmad juga mengucapkan terimakasih kepada para tokoh masyarakat yang telah membantu penertiban, sehingga dapat berjalan lancar tanpa kendala. (indra)