Logo Rabu, 17 Oktober 2018
images

Ibu Teddy penggagas Gang Hijau di RT 13 RW 08 Kelurahan Cipinang Muara Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

JAKARTA, KORANMETRO.com - Tidak selamanya lingkungan yang kecil dan gang sempit tidak bisa dijadikan sebagai lokasi yang asri dan hijau. Apabila ada kemauan kawasan gersang bisa dihijaukan.

"Daerah kami tidak luas  gang sempit gitu, semua bisa dihijaukan kalau didukung semua warga. Kebersamaan dan keinginan masing-masing warga memanfaatkan sisa halaman maupun pagar rumah untuk ditanami  pohon, hal itu akan bisa merubah kawasan gersang dan padat maupun sempit," kata Ibu Teddy penggagas Gang Hijau di RT 13 RW 08 Kelurahan Cipinang Muara Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (7/8/2018) kemarin.

Ibu Teddy bercerita, konsep gang hijau di mulai sejak tahun 2017. Kata dia, hal itu berawal dari khayalan soal kenikmatan hidup di lingkungan hijau. Selain itu adanya keinginan memperdayakan para ibu-ibu di lingkungan tempat tinggalnya.

"Saya merasa enak dan segar apabila lingkungan tempat tinggal penuh dengan pepohonan hijau. Selain itu saya melihat para orang tua kususnya ibu-ibu minim kegiatan, jadi saya mengajak untuk berkegiatan dengan menanam pohon di halaman rumah," jelasnya.

Ditambahkan Ibu Teddy, tanaman yang ada juga bermanfaat bagi keluarga. Dicontohkan, tanaman bisa berupa sayuran yang dapat di makan keluarga serta pohon hias yang juga bisa mempercantik rumah.

"Jenis pohonan kita banyak, ada buah-buahan, tanaman obat maupun jenis sayuran yang semuanya higienis dan dapat di makan keluarga. Jadi tidak perlu lagi membeli di pasar," ungkapnya.

"Pepohonan itu banyak manfaat, ada pohon hias, hasilnya dan kalau memang memiliki nilai jual, warga bisa saja menjual sendiri," tambahnya.

Sementara itu, Camat Jatinegara, Nasrudin Abu Bakar menyambut baik apa yang dilakukan Ibu Teddy sebagai penggagas gang hijau di Rt 13/08 Cipinang Muara. Menurutnya hal ini akan menjadi  motivasi bagi semua warga bahwa keterbatasan lahan bisa memberikan lingkungan bersih asri.

"Tinggal ke depan bagaimana ide dari Ibu Teddy ini akan bisa dijadikan sebagai contoh dilingkungan lain yang juga memiliki lahan sempit atau gang supaya menjadikan lingkungan mereka bersih dan asri," jelas Nasrudin.

Lebih lanjut Nasrudin menambahkan, kedepan nantinya akan kita jadikan semacam perlombaan bagi lingkungan warga yang memiliki nilai lebih.

"Menarik apa yang kita lihat hari ini. Bisa saja nanti pihak kecamatan akan membuat lomba lingkungan. Mana lingkungan yang baik dan berbeda dengan yang lain, akan kita beri motivasi lebih, seperti kebutuhan lingkungan tersebut, bisa pot bunga maupun pupuk," pungkasnya. 

Sementara itu Ketua RW 08, Sutoyo SH, mengapresiasi gagasan yang dilakukan warganya Ibu Teddy sehingga diharapkan menjadi motivasi bagi warga lainnya untuk melakukan hal serupa. "Semoga ini menjadi motivasi yang baik bagi warga lainnya untuk bisa menanam pohon di rumah masing-masing dengan menggunakan pot. Dengan begitu lingkungan menjadi asri dan udara pun bersih tentunya bermanfaat untuk kesehatan juga," himbaunya.  (potan simamora)