oleh

Kasus Mutilasi Mayat Gosong, Terungkap Dilatarbelakangi Asmara Terlarang

SEMARANG, KoranMetro.com – Kasus penemuan mayat gosong terpotong-potong di Banyumas berhasil diungkap polisi. Korban mutilasi yang mayatnya gosong dibakar adalah wanita 51 tahun asal Bandung, Jawa-Barat.

Pelakunya adalah DP (37), residivis asal Banjarnegara. Dia ditangkap di Purwokerto, Kamis (11/7/2019) malam.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, saat dikonfirmasi Sabtu (13/7/2019), mengatakan antara korban dan pelaku terlibat hubungan gelap. “Padahal keduanya sama-sama punya keluarga,” ungkap Kapolres.

Awal asmara terlarang ini, sambung Kapolres, tersangka mengenal wanita itu melalui media sosial Facebook. Untuk mengelabui korbannya, tersangka mengaku sebagai pelaut.

“Kenal belum lama, baru sekitar 2 bulanan, sejak sebelum lebaran kemarin, setelah tersangka keluar dari penjara karena kasus penculikan,” katanya.

Sebelumnya, warga Desa Watu Agung, Kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah, pada 8 Juli 2019. Potongan tubuh gosong berupa tangan dan kepala ditemukan dalam gorong-gorong.

Selanjutnya pada 12 Juli, warga Blora, Jawa Tengah, yang dikagetkan dengan temuan potongan tubuh gosong.

Sejak itu, polisi terus melakukan penyelidikan. Sejumlah kesamaan berupa tubuh termutilasi dan dalam keadaan gosong membuat polisi memerkirakan temuan potongan tubuh di tempat berbeda itu berasal dari jasad yang sama. (*)

Komentar

News Feed