oleh

Pengamat Kritisi Ingub Pengendalian Udara Jakarta

JAKARTA, KoranMetro.com – Gubernur Anies Rasyid Baswedan keluarkan Intruksi Gubernur (Ingub) 66/2019 tentang pengendalian udara. Ingub ini dikeluarkannya sebagai bentuk respon akan kualitas udara Ibu Kota yang kian merosot kualitasnya.

Salah satu poin pada Ingub tersebut, Anies memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mempercepat integrasi angkutan umum massal melalui program Jaklingko dan peremajaan angkutan umum yang tak layak jalan dengan target penyelesaian pada tahun 2022 mendatang.

Pengamat Trasportasi dari Forum Warga Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan turut menaruh pesmis dengan mandat dari Gubernur Anies untuk mengintegrasikan kendaraan umum tersebut pada 2022 mendatang.

Bukan tanpa alasan, Tigor pesemis karena program integrasi yang sebelumnya digagas yakni Ok Otrip saja tak berjalan maksimal, integrasi angkutan massal mandek dan kemecetan lalulintas menjadi perkara lama yang tak kunjung diselesaikan.

Padahal kata Tigor pada kampanye Pilkada 2017 lalu Anies – Sandi menjual kemacetan untuk memulung pundi – pundi suara masyarakat.

“Janji dia (waktu kampanye) tahun pertama Jakarta sejuk kaya dipuncak. Katanya beres dengan Ok Otrip, tapi di tengah jalan begitu ditinggal Sandiaga dibikin lagi Jaklingko mana itu Jaklingko? ini mau bukin integrasi yang mana lagi?,” ucap Tigor kepada wartawan, Jakarta, Kamis (7/8/2019).

Tigor melanjutkan, regulasi semacam Ingub 66/2019 ini sudah banyak dikeluarkan oleh pendahulu Anies dan isi regulasinya bahkan lebih bagus, sehingga kata dia Jakarta saat ini tak membutuhkan Ingub atau aturan baru. Yang dibutuhkan adalah kerja nyata Anies bersama jajarannya membenahi Jakarta.

“Soal Ingub 66/2019, Jakarta tidak butuh regulasi. Jakarta itu udah banyak regulasi yang bagus – bagus tapi enggak di jalani, mau Perda trasportasi Perda pencemaran udara tuh sudah ada, uji emisi itu udah ada. Yang belum ada adalah kinerja gubernur dan aparaturnya yang belum ada,” tegas Tigor.

Lagipula kata dia, Ingub 66/2019 yang ditaken Anies pekan lalu belum tentu semuanya bisa dijalankan sesuai harapan.Ingub kata dia hanyalah perintah tertulis diatas kertas.

“Itukan cuma Intruksi. Dijalani kan belum tentu. Nah Yang di butuhkan Jakarta adalah kinerja baik gubernur jadi jangan repot – repot bikin suruh Kadishub, Kadis LH suruh bikin ini itu, harusnya dia mengajak semua aparaturanya bekerja dengan aturan daerah yang sudah ada supaya Jakarta ini bersih,” tuntasnya. (dra)

Komentar

News Feed