oleh

Wapres JK Resmikan Rusun Mahasiswa Politeknik Teknologi Negeri Bone

BONE, KoranMetro.com – Antusias ribuan masyarakat di Kabupaten Bone berbondong-bondong turun ke jalan melambaikan tangan dan kibaran bendera merah putih menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia H.M Jusuf Kalla saat meresmikan Rumah Susun Mahasiswa Politeknik Teknologi Negeri Bone yang terletak di Rusun Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, baru-baru ini.

Fenomena luar biasa yang diperlihatkan lapisan masyarakat Bone, disikapi Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman sebagai sesuatu hal yang patut dibanggakan. “Masya Allah, luar biasa sambutan masyarakat Bone dalam menyambut salah satu putra terbaik Indonesia yang terlahir dari Kabupaten Bone. Sesuatu yang mesti kita banggakan orang dari Sulawesi Selatan menjadi kebanggaan nasional, juru damai di penjuru negeri ini,” ucap Sudirman Sulaiman dalam sambutannya di Rusun Mahasiswa Politeknik Teknologi Negeri Bone.

Selanjutnya, kunjungan Wakil Presiden, H.M Jusuf Kalla di Bumi Arung Palakka dalam rangka peresmian dan penanda tanganan prasasti Rumah Susun Mahasiswa Rintisan Politeknik Teknologi Negeri Bone yang terletak di Kelurahan Bajoe mengingatkan kenangan sejarah masa lalu bersama keluarga dan orang tuanya saat pertama kali berdagang dan mempunya kedai di pasar Bajoe.

Terkait rencana pengembangan fasilitas Politeknik Teknologi Negeri Bone, Wapres Jusuf Kalla mengingatkan pentingnya keberadaan kampus Politeknik.  “Kenapa kita butuh kampus politeknik? karena dalam berbagai kemajuan, salah satu syarat utama yang dibutuhkan adalah orang yang terampil. Ada dua macam orang, yaitu orang pintar dan orang terampil. Universitas tujuannya menghasilkan orang pintar, sementara Politeknik tujuannya menghasilkan orang terampil,” papar Wapres Jusuf Kalla di hadapan para Rektor Politeknik, Civitas Akademika, tamu undangan dan masyarakat setempat.

“Mana yang lebih penting?” lanjut Wapres JK dalam sambutannya.

“Dua-duanya penting, tanpa orang pintar tidak akan bisa negeri ini maju, tanpa skill tanpa keterampilan menjadi negeri tidak bisa maju lagi,” jelasnya.

Masih kata JK, di dunia ini ada dua macam pendidikan, pendidikan agar orang pintar dan pendidikan untuk orang terampil. “Amerika utamanya mendidik orang menjadi pintar, berinisiatif dan berinovasi. Tapi Eropa dan Asia pada umumnya menghasilkan orang terampil. Karena itulah maka ciptaan ada di Amerika tapi dibuat di China, Jepang dan negeri lainnya.”

“Untuk itu kita butuh secara bersamaan orang yang pintar dan orang yang berketerampilan agar dapat membangun sumber daya manusia ke depannya dan Insya Allah, saya telah meminta PT Bukaka dan Kalla Group untuk membantu pengembangan fasilitas Kampus Politeknik Teknologi Negeri Bone,” ucap JK disambut tepuk tangan para hadirin.

Terakhir, Wapres JK mengucapkan Terimakasih kepada Bupati Bone, H. A. Fahsar yang telah mengupayakan penyediaan lahan untuk pembangunan Rusun Mahasiswa Politeknik Negeri Bone seluas 8,9 hektar.

Hadir dalam peresmian tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XlV/Hasanudin Mayjend TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Guntur Laupe, Bupati Bone Dr. H. A Fahsar M. Padjalangi.

Selain itu hadir pula Dandim 1407/Bone, Letkol Inf. Mustakim, Dandenpom XlV/1 Bone Letkol Cpm Nur Rahman Tanang, Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, Camat Tanete Riattang Timur Hasnawati Ramli dan Lurah Bajoe Rahayu. (tahar)

Komentar

News Feed