Dokter Berikan Panduan Aman Mengonsumsi Daging Kurban Idul Adha

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging. Namun, di balik kebahagiaan tersebut,

Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging. Namun, di balik kebahagiaan tersebut,

JAKARTA, koranmetro.com – Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging. Namun, di balik kebahagiaan tersebut, ada risiko kesehatan jika daging kurban tidak diolah dan dikonsumsi dengan benar. Dokter spesialis gizi dan penyakit dalam mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti agar terhindar dari keracunan makanan dan masalah pencernaan.

Berikut adalah panduan lengkap dari dokter mengenai cara aman mengonsumsi daging kurban:

1. Pilih Daging yang Segar dan Berkualitas

  • Pastikan daging berwarna merah segar, tidak pucat atau kehitaman.
  • Tekstur daging kenyal, tidak lembek.
  • Tidak ada bau anyir atau busuk.
  • Daging yang baru disembelih sebaiknya didiamkan dulu minimal 2–3 jam sebelum dibagikan atau dimasak.

2. Penyimpanan yang Benar

  • Daging segar yang akan dimasak dalam 1–2 hari → simpan di kulkas (suhu 0–4°C).
  • Daging yang akan disimpan lebih lama → langsung masukkan ke freezer (-18°C).
  • Jangan mencuci daging sebelum disimpan, karena bisa mempercepat pertumbuhan bakteri.
  • Gunakan wadah kedap udara atau plastik khusus makanan.
Baca Juga :  Bali Peringkat Pertama dalam 15 Perjalanan Impian Dunia Menurut Forbes

3. Pengolahan yang Aman

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh daging mentah.
  • Pisahkan alat masak untuk daging mentah dan yang sudah matang (hindari kontaminasi silang).
  • Masak daging hingga matang sempurna. Suhu internal daging minimal 74°C.
  • Hindari mengolah daging setengah matang (medium rare) untuk daging kurban, karena risiko bakteri lebih tinggi.

4. Batasi Porsi dan Kombinasi Makanan

Dokter menyarankan:

  • Konsumsi daging kurban maksimal 100–150 gram per hari.
  • Jangan mengonsumsi daging setiap hari selama seminggu penuh.
  • Padukan dengan sayuran, buah, dan serat agar pencernaan lancar.
  • Hindari menggoreng berulang kali. Lebih baik direbus, dibakar, atau dikukus.
Baca Juga :  Tulang Sehat Tanpa Susu, Sayuran Kaya Kalsium yang Harus Anda Coba

5. Kelompok yang Harus Lebih Hati-hati

  • Anak kecil di bawah 5 tahun
  • Lansia
  • Penderita asam urat, kolesterol tinggi, hipertensi, dan diabetes
  • Ibu hamil dan menyusui

Bagi kelompok ini, sebaiknya mengonsumsi daging dalam porsi kecil dan memilih bagian yang rendah lemak.

Pesan Penting dari Dokter

“Yang terpenting bukan seberapa banyak daging yang dimakan, tapi bagaimana cara mengolah dan mengonsumsinya. Daging kurban kaya protein, tapi jika tidak ditangani dengan baik, justru bisa menjadi sumber penyakit,” ujar dr. [nama dokter hipotetis], Sp.GK.

Daging kurban adalah berkah yang patut disyukuri. Dengan memperhatikan cara penyimpanan, pengolahan, dan porsi konsumsi yang tepat, kita bisa menikmati daging kurban dengan aman dan sehat. Jangan sampai momen bahagia Idul Adha justru berakhir dengan masalah kesehatan.

Berita Terkait

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor
Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya
Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat
Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?
Mengenalkan Pengelolaan Uang pada Anak, Panduan Bertahap dari Usia Dini hingga Remaja
30 Juli, Jejak Panjang Hari Persahabatan Internasional dari Paraguay hingga PBB
Gula Kelapa, Gula Merah, atau Gula Aren, Mana yang Enak untuk Kopi?
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:20 WIB

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Dari Santapan Kuli Bangunan ke Meja Semua Kalangan, Perjalanan Warteg Menjadi Ikon Kuliner Rakyat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?

Berita Terbaru