Studi Menemukan Hubungan Antara Tidur Larut dan Risiko Diabetes yang Meningkat

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan demikian, menjaga pola tidur yang baik dan menghindari tidur larut malam sangat penting untuk menurunkan risiko diabetes dan menjaga kesehatan secara keseluruhan

Dengan demikian, menjaga pola tidur yang baik dan menghindari tidur larut malam sangat penting untuk menurunkan risiko diabetes dan menjaga kesehatan secara keseluruhan

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa tidur larut malam dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Penelitian ini mengungkapkan bahwa individu yang memiliki kebiasaan begadang atau tidur larut cenderung lebih rentan terhadap masalah kesehatan, termasuk diabetes dan penyakit jantung.

Mekanisme di Balik Risiko

Salah satu penjelasan untuk fenomena ini adalah bahwa tidur larut dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yang berperan penting dalam pengaturan metabolisme dan kadar glukosa darah. Ketika ritme sirkadian terganggu, hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar glukosa dan berkontribusi pada perkembangan diabetes.

Baca Juga :  5 Kuliner Tradisional China yang Halal dan Cocok untuk Wisatawan Muslim

Dampak Kualitas Tidur

Selain itu, kurang tidur yang sering dialami oleh mereka yang tidur larut juga memiliki hubungan erat dengan diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memperburuk kondisi diabetes, menciptakan siklus yang saling menguntungkan antara kedua masalah ini. Dengan demikian, menjaga pola tidur yang baik dan menghindari tidur larut malam sangat penting untuk menurunkan risiko diabetes dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Berita Terkait

4 Shio yang Bakal Dimudahkan Rezeki dan Jalan Hidupnya pada 22 Mei 2026
4 Warna Outfit yang Bikin Pemilik Kulit Warm Undertone Makin Radiant
Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh
Pesona Gaun Pengantin Syifa Hadju di Bali, Ribuan Bunga 3D Handmade yang Ethereal
Healing Garden by Léa Morichon, Kolaborasi Artistik yang Mewarnai Pembukaan Flagship Store VIVAIA di PIM 2 Jakarta
Agnes Aditya Rahajeng dari Banten Raih Mahkota Puteri Indonesia 2026
Rahasia Kulit Leher Bersih di Usia 40+, Tips Dokter Atasi Jerawat Membandel
Batik Peranakan, Keindahan Perpaduan Harmonis Budaya Tionghoa dan Jawa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:27 WIB

4 Warna Outfit yang Bikin Pemilik Kulit Warm Undertone Makin Radiant

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pesona Gaun Pengantin Syifa Hadju di Bali, Ribuan Bunga 3D Handmade yang Ethereal

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:05 WIB

Healing Garden by Léa Morichon, Kolaborasi Artistik yang Mewarnai Pembukaan Flagship Store VIVAIA di PIM 2 Jakarta

Minggu, 26 April 2026 - 11:26 WIB

Agnes Aditya Rahajeng dari Banten Raih Mahkota Puteri Indonesia 2026

Berita Terbaru