Subaru Forester di Kota Besar, Apakah Masih Relevan untuk Pemakaian Harian?

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subaru Forester sering dianggap sebagai mobil yang lebih cocok untuk medan off-road atau perjalanan jauh. Namun, di tahun 2026,

Subaru Forester sering dianggap sebagai mobil yang lebih cocok untuk medan off-road atau perjalanan jauh. Namun, di tahun 2026,

JAKARTA, koranmetro.com – Subaru Forester sering dianggap sebagai mobil yang lebih cocok untuk medan off-road atau perjalanan jauh. Namun, di tahun 2026, banyak pengguna di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan kota-kota besar lainnya justru memilih Forester sebagai mobil harian. Lalu, apakah fitur-fitur Subaru Forester masih relevan untuk pemakaian di tengah kemacetan dan jalan perkotaan yang padat?

Desain yang Tangguh tapi Tetap Nyaman di Kota

Pada generasi terbaru, Subaru Forester tetap mempertahankan desain boxy yang khas dengan ground clearance tinggi (sekitar 220 mm). Meski terlihat gagah, mobil ini ternyata cukup lincah untuk bermanuver di jalan kota.

Ruang kabin yang luas menjadi salah satu keunggulan utama. Dengan jok yang empuk dan posisi mengemudi yang tinggi (commanding view), Forester memberikan kenyamanan ekstra saat terjebak macet panjang. Bagasi yang lega juga sangat membantu bagi keluarga yang sering membawa banyak barang.

Fitur Keselamatan EyeSight yang Unggul

Salah satu fitur paling impresif dari Subaru Forester adalah EyeSight, sistem keselamatan aktif Subaru. Fitur ini mencakup:

  • Adaptive Cruise Control dengan fungsi Stop & Go
  • Pre-Collision Braking (rem otomatis jika mendeteksi hambatan di depan)
  • Lane Keep Assist & Lane Departure Warning
  • Reverse Automatic Braking
  • Emergency Lane Keep
Baca Juga :  Elon Musk Perkenalkan Tesla Cybercab Mobil Tanpa Setir dan Pedal

Di perkotaan yang penuh dengan motor dan mobil tiba-tiba berhenti, EyeSight bekerja sangat membantu mengurangi risiko kecelakaan. Banyak pemilik Forester di Jakarta mengatakan bahwa fitur ini membuat mereka lebih tenang saat berkendara di jam sibuk.

Mesin Boxer dan Sistem Symmetrical All-Wheel Drive

Forester menggunakan mesin boxer 2.5L naturally aspirated yang halus dan responsif. Tenaganya memang tidak “ngebut”, tapi cukup untuk kebutuhan harian di kota (0–100 km/jam sekitar 9,5 detik).

Yang paling terasa manfaatnya adalah Symmetrical All-Wheel Drive (AWD). Saat hujan deras, jalan banjir, atau tikungan basah, Forester terasa jauh lebih stabil dibandingkan mobil FWD atau RWD. Banyak pengguna di kota besar mengatakan bahwa AWD ini sangat membantu saat musim hujan tiba.

Baca Juga :  Menjelajahi Inovasi Honda Motocompacto, Motor Listrik dengan Desain Koper yang Futuristik

Kenyamanan dan Efisiensi di Perkotaan

Meski berpostur SUV, Forester cukup irit untuk ukurannya. Konsumsi BBM di dalam kota rata-rata mencapai 8–10 km/liter (tergantung gaya berkendara). Suspensi yang nyaman juga membuatnya tidak terlalu “goyang” saat melewati jalan rusak atau polisi tidur.

Fitur lain yang membantu di kota:

  • Kamera 360° (pada varian tertinggi)
  • Blind Spot Monitoring
  • Apple CarPlay & Android Auto nirkabel
  • Ruang kabin yang senyap

Subaru Forester ternyata sangat relevan untuk pemakaian harian di perkotaan Indonesia. Kombinasi antara ruang kabin luas, fitur keselamatan canggih (EyeSight), kestabilan AWD, dan kenyamanan suspensi membuatnya menjadi pilihan yang cerdas bagi keluarga yang sering berkendara di kota besar.

Bukan mobil yang paling mewah atau paling cepat, tapi Forester memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya diri — terutama di tengah lalu lintas Indonesia yang penuh tantangan.

Apakah Anda sedang mempertimbangkan Subaru Forester untuk mobil harian keluarga? Atau sudah pernah mencoba mengendarainya di kota? Bagikan pengalaman Anda ya!

Berita Terkait

Aldeguer Absen di Phillip Island, Iker Lecuona Kembali Mengisi Kursi Gresini
BYD Atto 2 vs MG ZS EV, Mana yang Lebih Unggul sebagai SUV Listrik Kompak?
Denza Perkenalkan Z9 GT dan New D9 dengan Teknologi Flash Charging di Indonesia
Jelajah Bursa Kendaraan Bekas WTC Mangga Dua, Dari Mobil Keluarga hingga Motor Gede
Suzuki e-SKY Resmi Mengaspal di Jepang, EV Kei Termurah dengan Baterai LFP dari BYD
Almansa Menang Dramatis di Moto3 Jepang, Veda Ega Kalahkan Hakim Danish
Lampu Strobo LED untuk Bus, Tren Estetika, Kisaran Harga, dan Panduan Pemasangan
MotoGP 2027 Resmi Rilis, 22 Balapan, Lima Benua, dan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Aldeguer Absen di Phillip Island, Iker Lecuona Kembali Mengisi Kursi Gresini

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:24 WIB

BYD Atto 2 vs MG ZS EV, Mana yang Lebih Unggul sebagai SUV Listrik Kompak?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Denza Perkenalkan Z9 GT dan New D9 dengan Teknologi Flash Charging di Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Jelajah Bursa Kendaraan Bekas WTC Mangga Dua, Dari Mobil Keluarga hingga Motor Gede

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Suzuki e-SKY Resmi Mengaspal di Jepang, EV Kei Termurah dengan Baterai LFP dari BYD

Berita Terbaru

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul keluhan seperti mata kering, penglihatan kabur, atau sakit kepala. Padahal,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:21 WIB