Daihatsu Rocky Hybrid di Indonesia, Mirip Versi Jepang?

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daihatsu Rocky Hybrid telah menjadi sorotan di pasar otomotif Indonesia sejak peluncurannya di GIIAS 2025. Sebagai SUV kompak dengan teknologi hybrid,

Daihatsu Rocky Hybrid telah menjadi sorotan di pasar otomotif Indonesia sejak peluncurannya di GIIAS 2025. Sebagai SUV kompak dengan teknologi hybrid,

JAKARTA, koranmetro.com – Daihatsu Rocky Hybrid telah menjadi sorotan di pasar otomotif Indonesia sejak peluncurannya di GIIAS 2025. Sebagai SUV kompak dengan teknologi hybrid, Rocky menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar dan performa yang menarik. Namun, banyak yang bertanya: seberapa mirip Daihatsu Rocky Hybrid yang dijual di Indonesia dengan versi Jepang? Artikel ini akan membahas spesifikasi, fitur, dan perbandingan antara kedua versi tersebut.

Sekilas tentang Daihatsu Rocky Hybrid

Daihatsu Rocky Hybrid, yang dikenal sebagai e-Smart Hybrid di Jepang, adalah SUV kompak yang menggunakan sistem hybrid seri. Sistem ini mengandalkan motor listrik untuk menggerakkan roda, sementara mesin bensin bertindak sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Di Indonesia, Rocky Hybrid diimpor langsung dari Jepang (CBU), menjadikannya kandidat yang menarik untuk dibandingkan dengan model aslinya di pasar Jepang.

Spesifikasi Teknis

Mesin dan Performa

  • Versi Jepang: Rocky e-Smart Hybrid di Jepang menggunakan mesin bensin 1.2L WA-VEX tiga silinder berteknologi Atkinson-Cycle yang menghasilkan 82 PS pada 5.600 rpm dan torsi 105 Nm pada 3.200-5.200 rpm. Motor listriknya menghasilkan 106 PS dan torsi 170 Nm, memberikan pengalaman berkendara yang responsif dan efisien dengan konsumsi bahan bakar hingga 28 km/liter (standar WLTP).

  • Versi Indonesia: Rocky Hybrid yang diluncurkan di Indonesia memiliki spesifikasi mesin yang identik, menggunakan mesin 1.2L WA-VEX yang sama dengan motor listrik 106 PS dan torsi 170 Nm. Konsumsi bahan bakarnya juga diklaim mencapai 27.8 km/liter, sangat mirip dengan versi Jepang.

Baterai dan Sistem Hybrid

Kedua versi menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 4.3 Ah yang ringkas, dirancang untuk penggunaan perkotaan. Sistem e-Smart Hybrid Daihatsu memungkinkan pengendaraan 100% motor listrik, memberikan akselerasi responsif dan pengoperasian yang senyap. Transmisi pada kedua model menggunakan mekanisme transaxle yang mengintegrasikan motor generator, reduksi gigi, dan diferensial untuk ukuran yang kompak.

Baca Juga :  AirTag 2 Resmi Masuk Indonesia, Fitur Lebih Canggih, Harga Mulai Rp 1,5 Juta

Fitur dan Desain

Eksterior

  • Versi Jepang: Rocky Hybrid di Jepang memiliki desain eksterior dengan gril mesh, velg alloy dengan lima lug, aksen biru pada logo Daihatsu, dan badge “e-Smart Hybrid” di bagian belakang untuk membedakannya dari model bensin.

  • Versi Indonesia: Versi Indonesia mempertahankan elemen desain ini, termasuk gril mesh dan badge hybrid, karena diimpor langsung dari Jepang. Tidak ada perubahan signifikan pada estetika eksterior, menjaga kesamaan dengan model Jepang.

Interior dan Teknologi

Kedua versi menawarkan fitur modern seperti rem parkir elektrik dengan fungsi Auto Hold dan Smart Pedal untuk efisiensi bahan bakar. Sistem keselamatan seperti Advanced Safety Assist (ASA) atau Toyota Safety Sense juga tersedia sebagai opsi di kedua pasar. Namun, versi Indonesia mungkin memiliki penyesuaian kecil pada trim interior untuk menyesuaikan preferensi lokal, meskipun detail spesifiknya belum diungkap secara luas.

Perbedaan dengan Versi Non-Hybrid

Baik di Jepang maupun Indonesia, Rocky Hybrid berbeda dari varian bensin (seperti yang menggunakan mesin 1.0L turbo 1KR-VET atau 1.2L WA-VE). Versi hybrid tidak menawarkan opsi penggerak empat roda (4WD), yang tersedia pada model bensin di Jepang. Selain itu, konsumsi bahan bakar hybrid jauh lebih baik dibandingkan model bensin, yang memiliki rata-rata 13-18 km/liter.

Tantangan dan Recall

Pada Januari 2022, Daihatsu mengeluarkan recall untuk 3.421 unit Rocky e-Smart Hybrid di Jepang karena masalah pada unit kontrol elektronik (ECU) yang dapat menyebabkan mesin berhenti saat berkendara. Masalah ini diatasi dengan pemrograman ulang ECU. Tidak ada laporan recall serupa untuk unit di Indonesia, kemungkinan karena peluncuran yang lebih baru dan produksi yang telah diperbaiki.

Baca Juga :  Jens Raven Bawa Indonesia Tahan Imbang Uzbekistan di Paruh Pertama

Harga dan Ketersediaan

  • Jepang: Harga Rocky e-Smart Hybrid di Jepang berkisar antara 2,116,000 yen hingga 2,347,000 yen (sekitar Rp 200-230 juta).

  • Indonesia: Harga di Indonesia belum diumumkan secara resmi pada peluncuran GIIAS 2025, tetapi sebagai unit CBU, kemungkinan harganya sedikit lebih tinggi karena biaya impor dan pajak.

Perbandingan dengan Perodua Ativa Hybrid

Perodua Ativa, yang berbasis pada platform yang sama (DNGA) dan dijual di Malaysia, sempat menguji 300 unit Rocky Hybrid pada 2023, tetapi tidak dijual secara massal. Ativa memiliki dimensi yang sedikit lebih besar dan penyesuaian suspensi yang berbeda dibandingkan Rocky Jepang, tetapi versi hybridnya (jika diluncurkan) kemungkinan akan menggunakan sistem e-Smart Hybrid yang sama.

Daihatsu Rocky Hybrid di Indonesia sangat mirip dengan versi Jepang dalam hal spesifikasi teknis, desain, dan fitur utama, terutama karena statusnya sebagai unit CBU yang diimpor langsung. Perbedaan kecil mungkin terdapat pada penyesuaian pasar lokal, seperti trim interior atau opsi warna, tetapi inti dari sistem hybrid dan performa tetap konsisten. Dengan efisiensi bahan bakar yang luar biasa dan fitur modern, Rocky Hybrid menjadi pilihan menarik di segmen SUV kompak, baik di Jepang maupun Indonesia.

Berita Terkait

Hyundai Siap Produksi Mobil Listrik 7-Seater di Indonesia
Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Ini Perbedaannya dengan B40
Harga BBM Terus Naik, Mengapa Motor Listrik Masih Sulit Laris?
Marco Bezzecchi Absen di MotoGP Ceko 2026, Hukuman Berat dari Steward
Perbandingan Lengkap Tiga Varian iCAR V23 di Indonesia, Mana yang Paling Worth It?
Servis Rutin Motor Listrik Setiap 6 Bulan, Penting untuk Performa dan Keamanan Jangka Panjang
Honda Prelude Langka Tembus Rp1,4 Miliar, Mobil Sport Jadul yang Kena Goreng Harga
Meningkatkan Kecepatan dan Jarak Tempuh Motor Listrik, Berapa Biayanya?
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:21 WIB

Hyundai Siap Produksi Mobil Listrik 7-Seater di Indonesia

Senin, 29 Juni 2026 - 11:15 WIB

Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Ini Perbedaannya dengan B40

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:21 WIB

Harga BBM Terus Naik, Mengapa Motor Listrik Masih Sulit Laris?

Senin, 22 Juni 2026 - 11:16 WIB

Marco Bezzecchi Absen di MotoGP Ceko 2026, Hukuman Berat dari Steward

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:22 WIB

Perbandingan Lengkap Tiga Varian iCAR V23 di Indonesia, Mana yang Paling Worth It?

Berita Terbaru

Banyak orang mengonsumsi suplemen setiap hari, tetapi sering kali tidak memperhatikan waktu yang tepat.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Panduan Optimal, Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Suplemen Agar Manfaat Maksimal

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:24 WIB