Jenazah WNI Yang Meninggal di Kamboja, Kemlu Pastikan Bantu Pemulangan ke RI

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2024 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi WNI meningal dunia di kamboja.

Ilustrasi WNI meningal dunia di kamboja.

JAKARTA, koranmetro.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) mengonfirmasi bahwa pihaknya akan memberikan bantuan penuh dalam proses pemulangan jenazah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia di Kamboja. Identitas WNI yang meninggal tersebut masih belum diungkapkan secara resmi oleh pihak berwenang, namun Kemlu memastikan bahwa semua langkah akan diambil untuk mengembalikan jenazah ke tanah air.

Menurut informasi yang diterima dari Duta Besar Indonesia untuk Kamboja, proses administrasi dan koordinasi dengan pihak berwenang lokal sedang berlangsung. Kemlu bekerja sama dengan otoritas Kamboja serta perusahaan penerbangan untuk memastikan pemulangan jenazah dilakukan dengan cepat dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  Tentara Israel Bakar Masjid Bersejarah Al-Nasser di Tepi Barat, Serangan Terhadap Warisan Budaya Palestina

Juru bicara Kemlu, Rina Hadi, menyatakan, “Kami sangat menyesal mendengar berita duka ini. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga almarhum dan memastikan proses pemulangan jenazah berjalan lancar. Tim kami di Kamboja sudah terjun langsung untuk menangani berbagai aspek yang diperlukan.”

Kemlu juga mengimbau kepada masyarakat Indonesia di luar negeri untuk selalu memastikan adanya informasi kontak yang jelas dengan Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderal Indonesia di negara tempat mereka tinggal. Hal ini penting untuk mempermudah proses komunikasi dan bantuan dalam situasi darurat.

Baca Juga :  Penusukan di Prancis Timur, Satu Warga Sipil Tewas, Dua Polisi Luka Parah

Keluarga almarhum di Indonesia telah dihubungi dan mereka akan segera mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan proses pemulangan. Pemerintah Indonesia juga memberikan perhatian khusus untuk mendampingi keluarga almarhum dalam masa berduka ini.

Kemlu berharap seluruh proses ini dapat berjalan dengan baik dan jenazah dapat segera tiba di Indonesia. Pihak Kemlu juga mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum dan berharap mereka diberikan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini.

Berita Terkait

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal
Pemilu Sela AS 2026, Kontrol Kongres Jadi Taruhan Besar bagi Pemerintahan Trump
AS Setujui 500 Rudal Patriot untuk Ukraina, namun Pengiriman Masih Lama
Singapura Panggil Eksekutif Perusahaan Terkait Kabut Asap Karhutla, Dipimpin Tiga Menteri
Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat
Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat
Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal
Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:31 WIB

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 11:21 WIB

Pemilu Sela AS 2026, Kontrol Kongres Jadi Taruhan Besar bagi Pemerintahan Trump

Minggu, 1 November 2026 - 11:08 WIB

AS Setujui 500 Rudal Patriot untuk Ukraina, namun Pengiriman Masih Lama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Singapura Panggil Eksekutif Perusahaan Terkait Kabut Asap Karhutla, Dipimpin Tiga Menteri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat

Berita Terbaru

Kepolisian Republik Indonesia menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta dua perwira tinggi lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal.

INTERNASIONAL

Polri Tetapkan Listyo Sigit dkk Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:31 WIB

Persatuan sering dipahami sebagai kesamaan sikap dan absennya perbedaan pendapat.

NASIONAL

Persatuan yang Sehat Justru Butuh Ruang untuk Kritik

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:08 WIB