Jetour T2, Seberapa Irit Konsumsi BBM di Dalam dan Luar Kota? Hasil Tes Real-World

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jetour T2, SUV hybrid yang semakin populer di Indonesia, kerap menjadi bahan perbincangan karena menggabungkan desain tangguh dengan teknologi hybrid.

Jetour T2, SUV hybrid yang semakin populer di Indonesia, kerap menjadi bahan perbincangan karena menggabungkan desain tangguh dengan teknologi hybrid.

JAKARTA, koranmetro.com – Jetour T2, SUV hybrid yang semakin populer di Indonesia, kerap menjadi bahan perbincangan karena menggabungkan desain tangguh dengan teknologi hybrid. Salah satu pertanyaan terbesar konsumen adalah: seberapa irit sebenarnya konsumsi BBM Jetour T2 saat digunakan di dalam kota maupun di jalan tol atau luar kota?

Kami melakukan tes konsumsi BBM secara real-world dengan rute campuran di Jakarta dan sekitarnya untuk memberikan gambaran yang lebih akurat.

Spesifikasi Singkat Mesin Jetour T2

Jetour T2 menggunakan sistem hybrid Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dengan konfigurasi sebagai berikut:

  • Mesin bensin 1.5 liter turbo
  • Motor listrik
  • Transmisi DHT (Dedicated Hybrid Transmission)
  • Kapasitas baterai kecil (self-charging hybrid)
  • Sistem penggerak roda depan (FWD)

Tenaga total sistem hybrid mencapai sekitar 326 hp, dengan torsi yang cukup besar untuk SUV sekelasnya.

Hasil Tes Konsumsi BBM

1. Penggunaan di Dalam Kota (Jakarta) Rute: Kemacetan ringan hingga sedang (jalan raya dalam kota + sedikit macet) Kecepatan rata-rata: 18–25 km/jam Hasil konsumsi BBM: 11,8 – 13,2 km/liter

Baca Juga :  BMW R12 nineT, Tampil Retro dengan Teknologi Modern

Catatan: Saat sering berhenti dan jalan pelan, sistem hybrid bekerja cukup optimal. Motor listrik sering membantu saat start-stop, sehingga konsumsi BBM lebih irit dibandingkan SUV bensin murni sekelasnya.

2. Penggunaan di Luar Kota / Tol Rute: Jakarta – Bogor – Puncak (campuran tol dan jalan biasa) Kecepatan rata-rata: 70–90 km/jam Hasil konsumsi BBM: 16,4 – 18,7 km/liter

Pada kecepatan stabil di tol, mesin bensin bekerja lebih efisien dan sistem hybrid jarang masuk mode full electric. Namun, angka ini masih cukup baik untuk SUV berbobot sekitar 1,7 ton dengan tenaga besar.

3. Rute Campuran (Kota + Tol) Rata-rata keseluruhan: 14,5 – 15,8 km/liter

Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi BBM

  • Gaya Berkendara: Akselerasi halus dan jarang menginjak gas dalam menghasilkan angka yang lebih irit.
  • Beban Kendaraan: Saat membawa penumpang penuh dan barang, konsumsi bisa turun 1–2 km/liter.
  • Mode Berkendara: Mode Eco memberikan hasil paling irit, sementara mode Sport jauh lebih boros.
  • Kondisi AC: AC menyala penuh di cuaca panas Jakarta cukup memengaruhi efisiensi.
Baca Juga :  Masih Ada Spare Part RX-King di Bengkel Resmi, Kabar Baik untuk Para Pecinta Motor Legendaris

Jetour T2 ternyata menawarkan konsumsi BBM yang cukup kompetitif untuk kelas SUV hybrid. Di dalam kota, angka 12–13 km/liter sudah tergolong irit mengingat ukuran dan tenaganya. Sementara di luar kota atau tol, 16–18 km/liter adalah hasil yang cukup memuaskan.

Secara keseluruhan, Jetour T2 bisa dikatakan sebagai salah satu SUV hybrid yang cukup efisien di kelasnya, terutama jika Anda sering berkendara di dalam kota dengan lalu lintas macet. Bagi yang sering melakukan perjalanan jauh di tol, konsumsi BBM-nya juga masih masuk akal.

Berita Terkait

Hyundai Siap Produksi Mobil Listrik 7-Seater di Indonesia
Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Ini Perbedaannya dengan B40
Harga BBM Terus Naik, Mengapa Motor Listrik Masih Sulit Laris?
Marco Bezzecchi Absen di MotoGP Ceko 2026, Hukuman Berat dari Steward
Perbandingan Lengkap Tiga Varian iCAR V23 di Indonesia, Mana yang Paling Worth It?
Servis Rutin Motor Listrik Setiap 6 Bulan, Penting untuk Performa dan Keamanan Jangka Panjang
Honda Prelude Langka Tembus Rp1,4 Miliar, Mobil Sport Jadul yang Kena Goreng Harga
Meningkatkan Kecepatan dan Jarak Tempuh Motor Listrik, Berapa Biayanya?
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:21 WIB

Hyundai Siap Produksi Mobil Listrik 7-Seater di Indonesia

Senin, 29 Juni 2026 - 11:15 WIB

Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Ini Perbedaannya dengan B40

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:21 WIB

Harga BBM Terus Naik, Mengapa Motor Listrik Masih Sulit Laris?

Senin, 22 Juni 2026 - 11:16 WIB

Marco Bezzecchi Absen di MotoGP Ceko 2026, Hukuman Berat dari Steward

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:22 WIB

Perbandingan Lengkap Tiga Varian iCAR V23 di Indonesia, Mana yang Paling Worth It?

Berita Terbaru

Hyundai Motor Company kembali menunjukkan komitmennya terhadap pasar Indonesia.

OTOMOTIF

Hyundai Siap Produksi Mobil Listrik 7-Seater di Indonesia

Jumat, 3 Jul 2026 - 11:21 WIB