KJRI Los Angeles Ungkap 97 WNI Terdampak Kebakaran California

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles mengungkapkan bahwa sebanyak 97 Warga Negara Indonesia (WNI) terdampak oleh kebakaran hutan besar yang melanda wilayah California Selatan.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles mengungkapkan bahwa sebanyak 97 Warga Negara Indonesia (WNI) terdampak oleh kebakaran hutan besar yang melanda wilayah California Selatan.

JAKARTA, koranmetro.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles mengungkapkan bahwa sebanyak 97 Warga Negara Indonesia (WNI) terdampak oleh kebakaran hutan besar yang melanda wilayah California Selatan. Kebakaran yang terjadi sejak awal bulan Januari 2025 ini telah mengakibatkan banyak kerusakan di berbagai kawasan, memaksa banyak penduduk untuk mengungsi.

Dampak Kebakaran terhadap WNI

Kebakaran besar yang melanda wilayah California Selatan telah mempengaruhi lebih dari 100 ribu orang, termasuk 97 WNI yang tinggal di daerah-daerah yang terdampak. Menurut informasi dari KJRI Los Angeles, mayoritas WNI yang terdampak tinggal di beberapa area seperti Pasadena, Altadena, dan Sylmar. Meskipun kebakaran ini telah merusak banyak properti, KJRI memastikan bahwa tidak ada WNI yang dilaporkan menjadi korban jiwa akibat bencana ini.

Evakuasi dan Penanganan Darurat

Kebakaran ini menyebabkan ribuan penduduk California harus dievakuasi, dan lebih dari 180.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka. WNI yang terdampak kebakaran telah menerima arahan dari pihak berwenang setempat untuk evakuasi. Para WNI yang terpaksa mengungsi kini tinggal di tempat penampungan darurat yang disediakan oleh pemerintah setempat.

Baca Juga :  Lubang Jalan di Jepang Terus Melebar, Kini Sedalam 15 Meter, Sopir Masih Terjebak

KJRI Los Angeles, bersama dengan otoritas Amerika Serikat, telah mengoptimalkan bantuan untuk masyarakat Indonesia yang membutuhkan dukungan logistik dan informasi lebih lanjut. Layanan konsuler juga tetap beroperasi untuk memberikan bantuan kepada WNI yang terdampak.

Peringatan Dini dan Dukungan KJRI

Dalam upaya memberikan perlindungan kepada WNI di wilayah tersebut, KJRI Los Angeles telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi kebakaran dan dampaknya melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk grup WhatsApp untuk komunitas WNI dan pelajar Indonesia di California.

Konsul Jenderal RI untuk Los Angeles, Purnomo A. Chandra, mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap tenang, mengikuti instruksi otoritas setempat, dan menjaga kewaspadaan terhadap perkembangan situasi kebakaran. Ia juga memastikan bahwa KJRI siap memberikan dukungan kepada WNI yang membutuhkan bantuan, baik dalam bentuk informasi maupun logistik.

Baca Juga :  Wajah Benjamin Franklin di 100 Dolar AS yang Mau Diubah Trump

Hotline KJRI Los Angeles

KJRI Los Angeles juga mengingatkan masyarakat Indonesia yang terdampak untuk tetap berkomunikasi dengan pihak Konsulat jika memerlukan bantuan. Hotline resmi KJRI Los Angeles dapat dihubungi melalui nomor +1 213 590 8095 atau melalui akun Instagram @indonesiainla.

Kesimpulan

Kebakaran hutan yang melanda California Selatan ini telah menimbulkan dampak yang signifikan bagi warga setempat, termasuk WNI. Meskipun banyak yang terdampak, tidak ada korban jiwa dari kalangan WNI. KJRI Los Angeles terus bekerja keras untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan warga negara Indonesia di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Dari Musuh Politik ke Pujian, Trump Sebut Zohran Mamdani Berpotensi Jadi Wali Kota Hebat
Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara
Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:01 WIB

Dari Musuh Politik ke Pujian, Trump Sebut Zohran Mamdani Berpotensi Jadi Wali Kota Hebat

Jumat, 18 September 2026 - 11:13 WIB

Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

Rabu, 9 September 2026 - 11:31 WIB

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya

Berita Terbaru