10 Merek Mobil Terlaris Bulan Desember 2024, Daihatsu Catat Penurunan Penjualan

- Jurnalis

Jumat, 13 Desember 2024 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk persaingan yang semakin ketat di pasar otomotif, perubahan preferensi konsumen

Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk persaingan yang semakin ketat di pasar otomotif, perubahan preferensi konsumen

JAKARTA, koranmetro.com – Pada bulan Desember 2024, pasar otomotif Indonesia mencatat perubahan signifikan dalam penjualan mobil, dengan beberapa merek utama menunjukkan performa yang kuat, sementara Daihatsu mengalami penurunan. Berikut adalah daftar 10 merek mobil terlaris untuk bulan ini.

10 Merek Mobil Terlaris Desember 2024
  1. Toyota – Mempertahankan posisi teratas dengan penjualan yang stabil dan model-model populer.
  2. Honda – Meningkatkan pangsa pasar berkat peluncuran model baru yang menarik.
  3. Suzuki – Mencatat pertumbuhan berkat minat yang tinggi pada SUV dan MPV.
  4. Mitsubishi – Menarik perhatian konsumen dengan promosi yang efektif dan model yang inovatif.
  5. Nissan – Menawarkan berbagai pilihan yang menarik bagi konsumen.
  6. Wuling – Terus berkembang dengan peluncuran model-model baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
  7. Kia – Mendapatkan perhatian dengan desain modern dan fitur canggih.
  8. Mazda – Dikenal dengan performa dan kualitas yang unggul.
  9. Isuzu – Mempertahankan pangsa pasar di segmen kendaraan komersial.
  10. Daihatsu – Meskipun tetap dalam daftar terlaris, merek ini mengalami penurunan penjualan yang signifikan.
Baca Juga :  Daftar Harga Aki Mobil Desember 2024, Panduan Lengkap untuk Pembelian yang Tepat
Penurunan Penjualan Daihatsu

Daihatsu mencatat penurunan penjualan yang cukup mencolok pada bulan Desember 2024. Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk persaingan yang semakin ketat di pasar otomotif, perubahan preferensi konsumen yang beralih ke model SUV dan kendaraan listrik, serta beberapa masalah pasokan yang mempengaruhi distribusi.Pihak manajemen Daihatsu menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk melakukan evaluasi strategi dan memperkenalkan model-model baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga :  Meningkatkan Kecepatan dan Jarak Tempuh Motor Listrik, Berapa Biayanya?

Mereka juga berencana untuk meningkatkan kampanye pemasaran guna menarik kembali minat konsumen.Dengan kondisi pasar yang dinamis, industri otomotif Indonesia akan terus dipantau, terutama dalam hal bagaimana merek-merek seperti Daihatsu beradaptasi dengan perubahan tren dan preferensi konsumen.

Berita Terkait

Bus Trans Wibawa Mukti Resmi Berbayar, Tarif Rp4.300 Berlaku di Kabupaten Bekasi
Aldeguer Absen di Phillip Island, Iker Lecuona Kembali Mengisi Kursi Gresini
BYD Atto 2 vs MG ZS EV, Mana yang Lebih Unggul sebagai SUV Listrik Kompak?
Denza Perkenalkan Z9 GT dan New D9 dengan Teknologi Flash Charging di Indonesia
Jelajah Bursa Kendaraan Bekas WTC Mangga Dua, Dari Mobil Keluarga hingga Motor Gede
Suzuki e-SKY Resmi Mengaspal di Jepang, EV Kei Termurah dengan Baterai LFP dari BYD
Almansa Menang Dramatis di Moto3 Jepang, Veda Ega Kalahkan Hakim Danish
Lampu Strobo LED untuk Bus, Tren Estetika, Kisaran Harga, dan Panduan Pemasangan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bus Trans Wibawa Mukti Resmi Berbayar, Tarif Rp4.300 Berlaku di Kabupaten Bekasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Aldeguer Absen di Phillip Island, Iker Lecuona Kembali Mengisi Kursi Gresini

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:24 WIB

BYD Atto 2 vs MG ZS EV, Mana yang Lebih Unggul sebagai SUV Listrik Kompak?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Denza Perkenalkan Z9 GT dan New D9 dengan Teknologi Flash Charging di Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Jelajah Bursa Kendaraan Bekas WTC Mangga Dua, Dari Mobil Keluarga hingga Motor Gede

Berita Terbaru

Banyak orang menganggap dengkuran saat tidur sebagai hal biasa.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Kurang Oksigen Saat Tidur Bisa Picu Hipertensi, Dokter Ingatkan Bahaya Dengkur

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:20 WIB