Militer Inggris Curiga Mobil Listrik China Mengandung Perangkat Mata-Mata

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan geopolitik antara Barat dan China kembali memanas. Kali ini, militer Inggris dilaporkan menaruh kecurigaan serius terhadap mobil listrik buatan China.

Ketegangan geopolitik antara Barat dan China kembali memanas. Kali ini, militer Inggris dilaporkan menaruh kecurigaan serius terhadap mobil listrik buatan China.

JAKARTA, koranmetro.com – Ketegangan geopolitik antara Barat dan China kembali memanas. Kali ini, militer Inggris dilaporkan menaruh kecurigaan serius terhadap mobil listrik buatan China. Mereka khawatir kendaraan tersebut dilengkapi perangkat mata-mata yang dapat membahayakan keamanan nasional.

Isu ini muncul setelah adanya laporan intelijen yang menyebutkan kemungkinan adanya perangkat pelacak, kamera tersembunyi, atau sistem pengumpulan data yang tersemat di dalam mobil listrik China.

Latar Belakang Kekhawatiran

Inggris bukan satu-satunya negara yang khawatir. Beberapa negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Australia, juga mulai membatasi penggunaan teknologi China di sektor sensitif. Kekhawatiran utama meliputi:

  • Kemampuan mobil untuk mengumpulkan data lokasi secara real-time
  • Potensi akses jarak jauh ke sistem kendaraan
  • Risiko kebocoran data pribadi dan data militer
  • Ancaman spionase industri dan keamanan nasional
Baca Juga :  5 Fasilitas Nuklir Iran yang Diserang Israel

Respons Pemerintah Inggris

Menurut sumber di Kementerian Pertahanan Inggris, mereka sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap risiko keamanan dari kendaraan listrik China, khususnya merek-merek besar seperti BYD, NIO, dan XPeng.

Beberapa langkah yang sedang dipertimbangkan:

  • Larangan penggunaan mobil listrik China di area militer dan fasilitas sensitif
  • Pemeriksaan ketat terhadap software dan hardware
  • Dorongan untuk memperkuat produksi kendaraan listrik domestik dan Eropa

Reaksi dari China

Pihak China menyangkal keras tuduhan tersebut. Mereka menyebut kekhawatiran Inggris sebagai bentuk proteksionisme dan diskriminasi terhadap produk China. Menurut Beijing, tuduhan spionase ini tidak berdasar dan hanya digunakan untuk menghambat persaingan bisnis.

Baca Juga :  Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pernyataan Yang Mengkhawatirkan

Dampak ke Pasar Otomotif

Isu ini berpotensi memengaruhi penjualan mobil listrik China di Eropa. Beberapa negara Eropa sudah mulai menerapkan pembatasan impor, sementara konsumen pun menjadi lebih waspada.

Di sisi lain, hal ini juga mendorong produsen Eropa dan Amerika untuk mempercepat inovasi dan produksi kendaraan listrik mereka sendiri.

Kecurigaan militer Inggris terhadap mobil listrik China mencerminkan semakin ketatnya persaingan teknologi dan keamanan antara kekuatan besar dunia. Bagi konsumen, isu ini menjadi pengingat penting untuk lebih teliti dalam memilih kendaraan, terutama yang berhubungan dengan data dan keamanan pribadi.

Berita Terkait

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat
Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat
Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal
Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka
Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang
Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan

Berita Terbaru

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul keluhan seperti mata kering, penglihatan kabur, atau sakit kepala. Padahal,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:21 WIB