OnePlus 15, Peluncuran Global Flagship Tanpa Hasselblad, Fokus pada Inovasi Internal

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah persaingan ketat pasar smartphone flagship, OnePlus resmi meluncurkan OnePlus 15 secara global pada 13 November 2025,

Di tengah persaingan ketat pasar smartphone flagship, OnePlus resmi meluncurkan OnePlus 15 secara global pada 13 November 2025,

JAKARTA, koranmetro.com – Di tengah persaingan ketat pasar smartphone flagship, OnePlus resmi meluncurkan OnePlus 15 secara global pada 13 November 2025, menandai akhir dari kemitraan panjang dengan Hasselblad yang telah berlangsung sejak OnePlus 9 pada 2021. Keputusan berani ini—diungkapkan oleh CEO Pete Lau melalui forum komunitas OnePlus—membuka babak baru dengan sistem imaging internal bernama DetailMax Engine, yang menjanjikan fotografi komputasional lebih canggih tanpa bergantung pada branding eksternal. Ponsel ini, yang sudah debut di China pada 27 Oktober 2025, hadir dengan Snapdragon 8 Elite, baterai raksasa 6.000 mAh, dan kamera triple 50 MP yang dirancang ulang, menjadikannya salah satu flagship paling kompetitif tahun ini. Harganya mulai US$799 (sekitar Rp12,5 juta) untuk varian 12GB/256GB, tersedia di Eropa, India, dan Asia Tenggara mulai minggu depan—meski penundaan sertifikasi FCC membuat peluncuran di AS mundur hingga Januari 2026. Di Indonesia, distribusi melalui Erajaya diprediksi mulai Desember, bersaing ketat dengan Samsung Galaxy S25 dan Google Pixel 10.

Detail Peluncuran: Lebih Cepat dari Biasa, Tapi Tantangan di AS

OnePlus 15 meluncur global lebih awal dari tradisi tahunan—umumnya Januari—sebagai strategi untuk menangkap momentum akhir tahun. Acara virtual dari Shenzhen menampilkan demo live dari OnePlus 15R (varian mid-range berbasis Ace 6), dengan warna baru seperti Misty Purple, Original Sand Dune, dan Absolute Black. Lau menekankan bahwa akhir kemitraan Hasselblad bukan kemunduran, melainkan “kesempatan untuk merevisi pendekatan fotografi mobile dan fokus pada software yang lebih pintar”. Sementara Oppo (saudara perusahaan) memperpanjang kolaborasi Hasselblad pada Find X8, OnePlus memilih mandiri untuk inovasi lebih cepat.

Baca Juga :  Ponsel Feature Nokia 105 2024 Layar Lebih besar

Namun, peluncuran di AS tertunda akibat shutdown pemerintah yang menghambat sertifikasi FCC—masalah serupa yang dialami kompetitor. Di pasar lain, pre-order sudah dibuka di OnePlus.com dan Amazon, dengan bundling earbuds Buds Pro 3 gratis. Di India, harga mulai Rs 69.999 (Rp13,5 juta), sementara di Eropa €799 (Rp13,5 juta).

Spesifikasi Lengkap: Snapdragon Elite, Baterai Monster, dan Layar Flat

OnePlus 15 dibangun untuk performa tanpa kompromi, dengan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite yang menjanjikan efisiensi 30% lebih baik dari generasi sebelumnya. Berikut ringkasan spesifikasi utama:

Komponen Spesifikasi
Prosesor Snapdragon 8 Elite (3nm), GPU Adreno 830
RAM/Storage 12/16GB LPDDR5X / 256GB/512GB/1TB UFS 4.0
Layar 6.78 inci AMOLED flat, 1.5K (1264×2780), 120Hz LTPO, HDR10+, Dolby Vision
Baterai 6.000 mAh, fast charging 100W wired / 50W wireless, reverse charging
Kamera Triple 50 MP (utama Sony IMX906 1/1.56″, ultrawide, periscope tele 3x); Selfie 32 MP IMX709
Lainnya IP68, OxygenOS 16 (Android 16), NFC, IR blaster, desain squircle camera bump
Dimensi 162.8 x 75.6 x 8.4 mm, 213g

Layar flat (bukan curved seperti OnePlus 13) dipuji untuk pengurangan ghost touch, sementara baterai 6.000 mAh menjanjikan 2 hari penggunaan normal—klaim terverifikasi oleh GSMArena.

Perubahan Kamera: Akhir Hasselblad, Lahir DetailMax Engine

Yang paling mengejutkan adalah perpisahan dengan Hasselblad, yang selama lima generasi membawa tuning warna natural dan filter ikonik. Lau menyatakan, “Estetika Hasselblad kini terintegrasi ke DNA imaging kami, tapi kami ingin fokus pada DetailMax Engine untuk kedalaman dan realisme tak tertandingi.” Sistem baru ini mengandalkan computational photography: AI untuk detail maksimal tanpa sensor raksasa, dengan triple 50 MP yang mencakup utama f/1.4, ultrawide, dan periscope tele 3x (reach lebih panjang dari OnePlus 13).

Baca Juga :  Samsung Galaxy M16 dan M06 Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya

Sample foto dari OnePlus menunjukkan warna vibrant dan detail tajam, meski tanpa branding Hasselblad. Fitur seperti Master Mode dan aspek rasio sinematik tetap ada, tapi kini dioptimalkan via Oppo’s LUMO Condensed Light Imaging untuk low-light. Pengamat seperti PetaPixel memuji sebagai “bukti bahwa software lebih penting dari hardware besar”, tapi skeptis apakah bisa saingi Pixel atau iPhone.

Implikasi untuk Pasar: Risiko dan Peluang OnePlus

Peluncuran ini menandai era baru OnePlus: Lebih mandiri, tapi berisiko di pasar premium. Tanpa Hasselblad, OnePlus 15 bisa hemat biaya (harga turun 5% dari OnePlus 13), tapi harus buktikan kamera superior via review independen. Di AS, penundaan bisa untungkan Samsung, tapi di Asia dan Eropa, baterai besar dan harga kompetitif jadi daya tarik. Di Indonesia, dengan pasar flagship yang didominasi Samsung dan iPhone, OnePlus 15 berpotensi rebut pangsa via promo Erajaya.

OnePlus 15 bukan sekadar penerus—ia adalah pernyataan keberanian, meninggalkan Hasselblad untuk inovasi internal yang berfokus pada performa dan fotografi pintar. Dengan Snapdragon Elite, baterai 6.000 mAh, dan DetailMax Engine, ponsel ini siap tantang raksasa seperti Galaxy S25. Di 2025, ketika AI imaging mendominasi, OnePlus memilih jalan sendiri—berhasil atau tidak, waktu akan jawab. Siap upgrade? Pantau pre-order di OnePlus.com atau dealer lokal mulai Desember. OnePlus 15: Mandiri, kuat, dan siap ubah aturan flagship.

Berita Terkait

Di Balik Layar Dracin Populer, Peran Tim AI dalam Menghadirkan Cerita yang Adiktif
MacBook Air M1 Jadi Tameng Hidup, Laptop Apple Selamatkan Tentara Ukraina dari Serpihan Artileri
ChatGPT Health, Asisten AI Baru dari OpenAI untuk Manajemen Kesehatan Pribadi
Pebble Round 2, Kembalinya Smartwatch Tipis dengan Baterai Monster 14 Hari
Gelombang Ransomware Berbasis AI, Ancaman Kejahatan Siber Terbesar di 2025
Robot Humanoid Elon Musk dan Zuckerberg, Penjualan Meroket dengan Harga Fantastis Miliaran Rupiah
Penurunan Harga iPhone Air di Indonesia, Momentum Tepat untuk Upgrade?
Rahasia Produk Apple 2026, Dari iPhone Murah hingga Perangkat Lipat yang Revolusioner
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13 WIB

Di Balik Layar Dracin Populer, Peran Tim AI dalam Menghadirkan Cerita yang Adiktif

Senin, 12 Januari 2026 - 11:12 WIB

MacBook Air M1 Jadi Tameng Hidup, Laptop Apple Selamatkan Tentara Ukraina dari Serpihan Artileri

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:06 WIB

ChatGPT Health, Asisten AI Baru dari OpenAI untuk Manajemen Kesehatan Pribadi

Senin, 5 Januari 2026 - 11:37 WIB

Pebble Round 2, Kembalinya Smartwatch Tipis dengan Baterai Monster 14 Hari

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:07 WIB

Gelombang Ransomware Berbasis AI, Ancaman Kejahatan Siber Terbesar di 2025

Berita Terbaru