Gelombang Kekurangan CPU Intel-AMD, PC dan Server Terancam Krisis Pasokan Baru di 2026

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri teknologi global kembali dihadapkan pada tantangan serius. Setelah krisis memori (RAM) yang memicu lonjakan harga.

Industri teknologi global kembali dihadapkan pada tantangan serius. Setelah krisis memori (RAM) yang memicu lonjakan harga.

JAKARTA, koranmetro.com – Industri teknologi global kembali dihadapkan pada tantangan serius. Setelah krisis memori (RAM) yang memicu lonjakan harga dramatis sejak awal tahun, kini giliran prosesor (CPU) dari Intel dan AMD yang mengalami kelangkaan mendadak. Banyak pabrikan PC dan server melaporkan bahwa pasokan chip utama ini semakin sulit didapat, bahkan meski dengan harga premium. Situasi ini diprediksi akan memburuk pada kuartal II 2026 dan berpotensi menekan penjualan PC secara keseluruhan.

Menurut laporan dari berbagai sumber industri seperti Nikkei Asia dan Digitimes, waktu tunggu (lead time) pengiriman CPU yang biasanya hanya 1-2 minggu kini membengkak menjadi 8-12 minggu, bahkan hingga enam bulan untuk beberapa model server-grade. Beberapa model prosesor Intel dan AMD dilaporkan “habis” di pasaran, tidak tersedia berapa pun harganya. Harga CPU rata-rata naik 10-15%, dan dalam beberapa kasus bahkan lebih tinggi.

Penyebab Utama: Ledakan Permintaan AI yang “Menyedot” Kapasitas Produksi

Akar masalahnya adalah lonjakan permintaan infrastruktur AI (kecerdasan buatan). Perusahaan hyperscale seperti penyedia cloud dan pembuat sistem AI memprioritaskan kapasitas produksi wafer untuk chip server yang mendukung tugas inferensi dan agentic AI. CPU tidak lagi hanya “otak” biasa; kini ia dibutuhkan untuk mengorkestrasi tugas-tugas berat yang melibatkan GPU dan NPU.

Eksekutif Intel dan AMD sendiri mengakui bahwa permintaan CPU “melebihi ekspektasi” berkat tren AI. CEO AMD Lisa Su menyebut bisnis CPU perusahaan jauh melampaui prediksi, sementara pihak Intel menyatakan “CPU menjadi keren lagi” tahun ini. Namun, kapasitas produksi tidak bisa mengikuti kecepatan permintaan tersebut. Intel yang sedang berjuang meningkatkan yield proses 18A (untuk generasi Panther Lake dan Wildcat Lake) menjadi harapan utama, tapi perbaikan itu belum sepenuhnya terealisasi.

Baca Juga :  HMD Dub Series, Earbuds TWS Budget dengan Fitur Premium yang Menggiurkan

Sementara itu, AMD yang banyak memproduksi melalui TSMC juga menghadapi keterbatasan serupa. Hasilnya, pasokan untuk segmen PC konsumen dan enterprise terpangkas. Bahkan prosesor generasi lama seperti Intel Raptor Lake Refresh mengalami peningkatan permintaan karena konsumen mencoba mengamankan stok di tengah kelangkaan.

Dampak ke Pasar PC: Harga Naik, Penjualan Terancam Turun

Krisis ini datang di saat yang tidak tepat. Industri PC sudah tertekan oleh harga RAM dan storage yang melambung tinggi akibat AI. Kini ditambah kelangkaan CPU, biaya rakitan PC dan laptop semakin mahal. Analis memprediksi penjualan PC global bisa turun hingga 5% di 2026 karena harga komponen yang terus naik, meski ada periode diskon.

Produsen besar seperti HP dan Dell mengaku kesulitan mendapatkan volume CPU sesuai pesanan. Beberapa pabrikan server bahkan melaporkan bahwa permintaan CPU server bisa naik hampir 15% tahun ini, tapi kapasitas Intel hanya tumbuh single-digit. Akibatnya, banyak yang mulai melirik alternatif berbasis Arm untuk mengurangi ketergantungan pada x86 (Intel/AMD).

Baca Juga :  WiFi 6E dan WiFi 7 Resmi Meluncur di Indonesia, Kecepatan Mencapai 46 Gbps!

Di pasar rakitan (DIY PC), situasi juga terasa. Meski beberapa model gaming CPU masih tersedia di retail dengan harga relatif wajar, eksekutif perusahaan gaming PC memperingatkan bahwa kuartal April-Juni 2026 bisa menjadi “brutal”. Pasokan untuk konsumen kemungkinan akan lebih ketat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Intel menaruh harapan besar pada proses manufaktur 18A untuk mengatasi bottleneck ini. Jika yield-nya membaik, pasokan bisa pulih secara bertahap. Namun, analis memperingatkan bahwa kelangkaan struktural ini mungkin berlanjut hingga 2027 jika permintaan AI terus melonjak tanpa kendali.

Bagi konsumen, saran sementara adalah memantau harga dengan cermat, mempertimbangkan upgrade ke platform yang masih tersedia stoknya, atau menunda pembelian jika tidak mendesak. Bagi perusahaan PC, diversifikasi ke Arm-based processor dan kontrak jangka panjang dengan pemasok menjadi strategi yang semakin populer.

Krisis pasokan CPU Intel dan AMD ini menjadi pengingat bahwa industri semikonduktor semakin terikat erat dengan boom AI. Apa yang semula menjadi “boom” untuk data center, kini berubah menjadi tekanan baru bagi pasar PC tradisional. Tahun 2026 tampaknya akan menjadi tahun yang penuh tantangan sekaligus transformasi bagi seluruh ekosistem PC.

Berita Terkait

WhatsApp Resmi Luncurkan Guest Calling, Kini Bisa Undang Siapa Saja ke Panggilan, Bahkan Tanpa Akun
Sony Diam-diam Perbarui Bagian Dalam PS5 Slim, Perbaikan Jadi Lebih Mudah
Amazon Luncurkan Jajaran Tablet Alexa Baru, Tinggalkan Merek Fire dan Beralih ke Android Penuh
Honor X5ds Resmi Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Layar Belakang dan Baterai 6.000 mAh
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
Bigetron by Vitality Hadapi RRQ Hoshi di Pekan Ketujuh MPL ID Season 18
HMD Vibe 2 Pro 5G Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Desain Kamera Unik dan Harga Terjangkau
OpenAI Akui Agen AI-nya Sebar 53 Gambar Pengguna ChatGPT ke Situs Eksternal
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:15 WIB

WhatsApp Resmi Luncurkan Guest Calling, Kini Bisa Undang Siapa Saja ke Panggilan, Bahkan Tanpa Akun

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Sony Diam-diam Perbarui Bagian Dalam PS5 Slim, Perbaikan Jadi Lebih Mudah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Amazon Luncurkan Jajaran Tablet Alexa Baru, Tinggalkan Merek Fire dan Beralih ke Android Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Honor X5ds Resmi Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Layar Belakang dan Baterai 6.000 mAh

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Berita Terbaru