Aion UT vs Chery QQ3 EV, Hatchback Listrik Kompak Mana yang Lebih Ideal untuk Mobilitas Harian di Indonesia?

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aion UT dari GAC Aion dan Chery QQ3 EV menjadi dua pesaing kuat di segmen mobil listrik hatchback kompak.

Aion UT dari GAC Aion dan Chery QQ3 EV menjadi dua pesaing kuat di segmen mobil listrik hatchback kompak.

JAKARTA, koranmetro.com – Aion UT dari GAC Aion dan Chery QQ3 EV menjadi dua pesaing kuat di segmen mobil listrik hatchback kompak. Keduanya menawarkan solusi ramah lingkungan untuk perjalanan harian di kota, dengan harga yang semakin terjangkau. Mana yang lebih cocok untuk mobilitas sehari-hari? Mari kita bandingkan dari berbagai aspek penting.

Spesifikasi Singkat Perbandingan

Aspek Aion UT Chery QQ3 EV
Harga Estimasi (Indonesia) Rp 325 – 375 juta Rp 180 – 250 juta (estimasi masuk)
Baterai 44 kWh / 60 kWh 29,5 kWh / 41,3 kWh
Jarak Tempuh (CLTC) 400 – 500 km 310 – 420 km
Dimensi (P x L x T) 4.270 x 1.850 x 1.575 mm 4.195 x 1.811 x 1.569 mm
Wheelbase 2.750 mm 2.700 mm
Tenaga 134 – 201 hp 79 – 122 hp
Penggerak FWD RWD

Desain dan Kenyamanan Harian

Aion UT memiliki desain yang lebih modern dan proporsional, mirip hatchback Eropa dengan garis yang sleek. Interiornya terasa premium untuk kelasnya, dengan ruang kabin yang lega berkat wheelbase panjang. Cocok untuk keluarga kecil atau yang sering membawa penumpang.

Chery QQ3 EV tampil imut dengan desain bulat yang unik (floating roof), lampu LED khas, dan kesan futuristik. Meski lebih kecil, ruang kabinnya cukup lega untuk ukurannya. Bagian belakangnya praktis sebagai hatchback.

Baca Juga :  Subaru WRX STI S210, Bintang Baru di Tokyo Auto Salon 2025

Untuk harian: Aion UT menang di kenyamanan dan ruang, sementara QQ3 EV lebih lincah untuk parkir di tempat sempit kota.

Performa dan Pengalaman Berkendara

Aion UT menawarkan tenaga lebih besar, akselerasi lebih responsif (0-100 km/jam sekitar 8-10 detik), dan handling yang stabil. Cocok untuk perjalanan campuran kota dan luar kota.

Chery QQ3 EV dengan penggerak roda belakang (RWD) memberikan sensasi berkendara yang fun dan lincah di kecepatan rendah. Tenaganya cukup untuk mobilitas harian, tapi kurang bertenaga saat full load atau jalan tol panjang.

Jarak Tempuh dan Pengisian Daya

Aion UT unggul dengan opsi baterai besar yang bisa mencapai 500 km, ideal bagi yang sering bepergian tanpa khawatir kehabisan daya. Chery QQ3 EV dengan baterai lebih kecil cocok untuk commuting dalam kota (jarak tempuh realisitis sekitar 250-340 km).

Keduanya mendukung fast charging, tapi QQ3 EV mengklaim pengisian 30-80% hanya dalam 16,5 menit.

Fitur dan Teknologi

  • Aion UT: Fitur keselamatan lengkap, interior modern, dan garansi baterai seumur hidup di beberapa paket.
  • Chery QQ3 EV: Layar besar 15,6 inci dengan chip Snapdragon, AI voice assistant, ADAS Level 2, kursi ventilated, dan ambient lighting. Fitur premium di harga lebih rendah.
Baca Juga :  Honda Prelude Langka Tembus Rp1,4 Miliar, Mobil Sport Jadul yang Kena Goreng Harga

Biaya Operasional dan Kepemilikan

Kedua mobil menawarkan biaya operasional rendah khas EV (listrik jauh lebih murah daripada BBM). Chery QQ3 EV kemungkinan lebih unggul di harga beli dan biaya kepemilikan awal, sementara Aion UT memberikan nilai lebih baik untuk jangka panjang karena range dan performa.

  • Pilih Aion UT jika Anda menginginkan mobil yang lebih nyaman, range jauh, tenaga berlimpah, dan siap untuk perjalanan keluarga atau luar kota sesekali. Cocok untuk yang punya budget di atas Rp 300 juta dan mengutamakan kenyamanan jangka panjang.
  • Pilih Chery QQ3 EV jika Anda mencari mobil listrik murah, lincah, dan penuh fitur modern untuk commuting kota murni. Harga lebih terjangkau membuatnya ideal bagi first-time EV buyer atau anak muda yang ingin gaya tanpa menguras kantong.

Secara keseluruhan, Chery QQ3 EV terlihat lebih cocok untuk mayoritas kebutuhan mobilitas harian di Indonesia karena harga kompetitif dan efisiensi di lalu lintas kota. Namun, jika budget memungkinkan, Aion UT memberikan pengalaman yang lebih matang dan serbaguna.

Berita Terkait

Hyundai Siap Produksi Mobil Listrik 7-Seater di Indonesia
Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Ini Perbedaannya dengan B40
Harga BBM Terus Naik, Mengapa Motor Listrik Masih Sulit Laris?
Marco Bezzecchi Absen di MotoGP Ceko 2026, Hukuman Berat dari Steward
Perbandingan Lengkap Tiga Varian iCAR V23 di Indonesia, Mana yang Paling Worth It?
Servis Rutin Motor Listrik Setiap 6 Bulan, Penting untuk Performa dan Keamanan Jangka Panjang
Honda Prelude Langka Tembus Rp1,4 Miliar, Mobil Sport Jadul yang Kena Goreng Harga
Meningkatkan Kecepatan dan Jarak Tempuh Motor Listrik, Berapa Biayanya?
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:21 WIB

Hyundai Siap Produksi Mobil Listrik 7-Seater di Indonesia

Senin, 29 Juni 2026 - 11:15 WIB

Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Ini Perbedaannya dengan B40

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:21 WIB

Harga BBM Terus Naik, Mengapa Motor Listrik Masih Sulit Laris?

Senin, 22 Juni 2026 - 11:16 WIB

Marco Bezzecchi Absen di MotoGP Ceko 2026, Hukuman Berat dari Steward

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:22 WIB

Perbandingan Lengkap Tiga Varian iCAR V23 di Indonesia, Mana yang Paling Worth It?

Berita Terbaru

Banyak orang mengonsumsi suplemen setiap hari, tetapi sering kali tidak memperhatikan waktu yang tepat.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Panduan Optimal, Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Suplemen Agar Manfaat Maksimal

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:24 WIB