Gempa M 7,7 Guncang Flores, BNPB Pastikan 1 Orang Meninggal dan 4 Luka-luka

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan satu orang meninggal dunia akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores,

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan satu orang meninggal dunia akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores,

JAKARTA, koranmetro.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan satu orang meninggal dunia akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Empat orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Data tersebut merupakan hasil pemutakhiran dan validasi hingga pukul 08.00 WIB.

Data Korban yang Diperbarui

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa korban meninggal merupakan warga Kabupaten Sikka. Sementara korban luka tercatat di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Nagekeo.

Sebelumnya, sempat beredar laporan awal bahwa terdapat dua orang meninggal. BNPB kemudian meralat informasi tersebut setelah dilakukan verifikasi di lapangan dan menyampaikan permintaan maaf atas data pendahuluan yang belum akurat.

BNPB menegaskan bahwa pendataan dampak gempa masih terus berlangsung melalui tim di lapangan.

Baca Juga :  Tragis Seorang Siswa SMP di Deli Serdang Meninggal Usai Dihukum Guru Squat Jump 100 Kali

Kronologi Gempa

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 30–38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman relatif dangkal sekitar 10–15 kilometer.

Guncangan kuat dirasakan di sejumlah wilayah Flores, termasuk Nagekeo, Sikka, Manggarai, hingga menjalar ke wilayah sekitarnya. Gempa ini juga sempat memicu peringatan dini tsunami di beberapa kawasan pesisir.

Respons Evakuasi dan Penanganan

Menyusul peringatan dini tsunami, BPBD setempat bersama Basarnas, TNI, dan Polri melakukan evakuasi warga di wilayah pesisir ke tempat yang lebih aman. Tim gabungan juga bergerak untuk mengevakuasi korban serta melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Beberapa laporan menyebutkan adanya kerusakan bangunan, termasuk di kawasan pelabuhan dan fasilitas publik di sejumlah daerah. Operasi pencarian dan evakuasi masih berlanjut di lokasi yang dilaporkan terdampak lebih parah.

Baca Juga :  Nama Bung Karno Kembali Dipulihkan, Megawati Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo

Imbauan kepada Masyarakat

Otoritas terkait mengimbau masyarakat agar:

  • Tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, serta BPBD
  • Menjauhi bangunan yang retak atau berpotensi roboh
  • Siaga terhadap kemungkinan gempa susulan
  • Tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi

BNPB dan instansi terkait terus memantau perkembangan situasi serta memperbarui data korban dan kerusakan secara berkala.

Gempa magnitudo 7,7 di Flores mengakibatkan satu orang meninggal dan empat orang luka-luka berdasarkan data resmi BNPB yang telah divalidasi. Meski kekuatan gempanya besar, jumlah korban jiwa yang terkonfirmasi hingga pagi hari relatif terbatas, sementara proses pendataan dampak masih berjalan.

Berita Terkait

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Berita Terbaru

Sandal jepit memang praktis dan nyaman dipakai di rumah. Bentuknya sederhana,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Ahli Kaki Ingatkan, Jangan Terlalu Lama Pakai Sandal Jepit di Dalam Rumah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:01 WIB