DeepSeek Luncurkan Model AI Baru yang Lebih Cepat dan Murah, Tandingi Model Raksasa

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan kecerdasan buatan asal China, DeepSeek, kembali menarik perhatian dunia teknologi. Pada 17 Oktober 2026,

Perusahaan kecerdasan buatan asal China, DeepSeek, kembali menarik perhatian dunia teknologi. Pada 17 Oktober 2026,

JAKARTA, koranmetro.com – Perusahaan kecerdasan buatan asal China, DeepSeek, kembali menarik perhatian dunia teknologi. Pada 17 Oktober 2026, mereka merilis pembaruan model terbaru bernama DeepSeek-V4.1-Flash-1017. Model ini diklaim lebih cepat, lebih efisien, serta mampu mengungguli sejumlah model AI yang lebih besar dari pesaing, termasuk dari OpenAI dan Anthropic, khususnya dalam tugas coding dan agentic.

Performa yang Mengejutkan

Menurut data internal DeepSeek, V4.1-Flash-1017 menunjukkan peningkatan di berbagai benchmark dibandingkan versi sebelumnya. Salah satu yang menonjol adalah skor pada DeepSWE v1.1, benchmark untuk kemampuan rekayasa perangkat lunak dan tugas agentic.

Model baru ini mencapai skor hingga 77 persen, lebih tinggi dari pendahulunya yang berada di angka 74,2 persen. DeepSeek juga mengklaim bahwa model Flash ini mampu mengungguli model yang lebih besar seperti Claude Opus 5, GPT-5.6-Sol, Kimi K3, dan GLM 5.3 di beberapa kategori coding dan AI agent.

Keunggulan lainnya terletak pada efisiensi. Model ini menghasilkan output yang lebih pendek, menyelesaikan tugas lebih cepat, serta membutuhkan biaya operasional yang jauh lebih rendah per tugas.

Baca Juga :  Penting! Daftar HP Android dan iPhone yang Tak Bisa Akses WhatsApp Mulai Besok

Biaya yang Jauh Lebih Terjangkau

Salah satu daya tarik utama DeepSeek selalu terletak pada harga. Pada benchmark DeepSWE, V4.1-Flash-1017 dicatat mampu mencapai skor tinggi dengan biaya rata-rata di bawah 0,20 dollar AS per tugas. Dalam pengaturan yang lebih hemat, biayanya bahkan bisa turun hingga sekitar 0,10 dollar AS per tugas, sementara versi sebelumnya membutuhkan sekitar 0,50 dollar AS.

Perbandingan ini menempatkan model Flash DeepSeek jauh di bawah biaya sejumlah model frontier milik perusahaan besar lainnya, yang dalam beberapa pengujian mencapai beberapa dollar hingga lebih dari 10 dollar AS per tugas.

Harga API DeepSeek juga relatif kompetitif, dengan tarif lebih rendah di luar jam sibuk.

Ketersediaan dan Akses

DeepSeek-V4.1-Flash-1017 sudah tersedia melalui situs resmi, aplikasi, dan API DeepSeek. Selain itu, bobot model (open-weight) juga dirilis di platform seperti Hugging Face dan ModelScope, sehingga pengembang dapat menggunakannya secara lebih luas.

Perusahaan juga membuka akses Search dan Fetch API bagi seluruh pengguna, yang didukung oleh mesin pencari internal mereka.

Baca Juga :  Huawei Band 10 Resmi Meluncur di Indonesia, Gelang Pintar dengan Fitur Canggih dari Smartwatch

Implikasi di Industri AI

Rilis ini kembali memperkuat posisi DeepSeek sebagai pemain yang menantang dominasi model AI dari perusahaan Amerika Serikat. Dengan pendekatan open-weight, efisiensi tinggi, dan harga yang jauh lebih rendah, DeepSeek terus menekan pesaing untuk mempertimbangkan ulang strategi harga dan efisiensi model mereka.

Meski demikian, para pengamat masih menunggu hasil pengujian independen yang lebih luas. Beberapa penilaian awal menunjukkan bahwa keunggulan model ini paling terasa pada tugas coding dan agentic, sementara pada penalaran kompleks tingkat tinggi, model frontier milik lab besar masih memiliki keunggulan di beberapa aspek.

DeepSeek-V4.1-Flash-1017 menjadi bukti terbaru bahwa model yang lebih kecil dan efisien tetap mampu bersaing, bahkan mengungguli model yang lebih besar di sejumlah metrik penting. Dengan performa yang meningkat, kecepatan lebih tinggi, serta biaya yang jauh lebih murah, rilis ini semakin memperkuat posisi DeepSeek di peta persaingan AI global.

Berita Terkait

Shock Playoff MPL ID S18, ONIC dan EVOS Gugur di Hari Pertama
Produsen Laptop Kembali ke China, HP dan Asus Geser Sebagian Produksi
Update Harga Ponsel Transsion di Indonesia, Infinix, Tecno, dan Itel per Akhir Oktober 2026
Apple Akui Ada Masalah Layar Dalam iPhone Duo, Pengguna Bisa Ajukan Penggantian
9 Fakta Penting soal Celah PHP2Shell yang Picu Peringatan BSSN bagi Pengelola Website
Oppo Resmi Rilis Find X10 dan Find X10 Pro Max Global, Kapasitas Baterai Lebih Kecil di Sejumlah Pasar
Elon Musk Janji Beri Satu Saham SpaceX ke Setiap Anak di Amerika, Totalnya Sekitar 1 Persen Kepemilikannya
WhatsApp Resmi Luncurkan Guest Calling, Kini Bisa Undang Siapa Saja ke Panggilan, Bahkan Tanpa Akun
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:08 WIB

Produsen Laptop Kembali ke China, HP dan Asus Geser Sebagian Produksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Update Harga Ponsel Transsion di Indonesia, Infinix, Tecno, dan Itel per Akhir Oktober 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Apple Akui Ada Masalah Layar Dalam iPhone Duo, Pengguna Bisa Ajukan Penggantian

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:08 WIB

9 Fakta Penting soal Celah PHP2Shell yang Picu Peringatan BSSN bagi Pengelola Website

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Oppo Resmi Rilis Find X10 dan Find X10 Pro Max Global, Kapasitas Baterai Lebih Kecil di Sejumlah Pasar

Berita Terbaru

Merasa tidak dihargai dalam pertemanan bisa menguras energi. Kamu mungkin sering jadi pihak yang lebih dulu menghubungi,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Saat Pertemanan Terasa Satu Arah, 6 Cara Menyampaikan Perasaanmu

Sabtu, 7 Nov 2026 - 11:05 WIB

Barcelona membuka musim 2026/2027 dengan rekor mencengangkan. Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana telah mencetak 60 gol dalam 15 pertandingan resmi pertama mereka.

Liga Spanyol

Barcelona Gila Gol, 60 Kali Jebol Gawang Lawan dalam 15 Laga

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:05 WIB