Hairspray dan Kesehatan Rambut, Seberapa Berbahaya Sebenarnya?

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hairspray merupakan salah satu produk penata rambut yang paling populer dan banyak digunakan, baik oleh wanita maupun pria. Namun,

Hairspray merupakan salah satu produk penata rambut yang paling populer dan banyak digunakan, baik oleh wanita maupun pria. Namun,

JAKARTA, koranmetro.com – Hairspray merupakan salah satu produk penata rambut yang paling populer dan banyak digunakan, baik oleh wanita maupun pria. Namun, sering muncul pertanyaan: Apakah hairspray berbahaya bagi rambut? Jawabannya tidak hitam-putih. Hairspray bisa aman jika digunakan dengan benar, tetapi juga berpotensi merusak rambut jika dipakai secara berlebihan dan tidak benar.

Kandungan Hairspray yang Perlu Diwaspadai

Hairspray umumnya mengandung bahan-bahan berikut:

  • Alcohol (Alcohol Denat) → Bahan yang paling sering dikritik. Alcohol dapat membuat rambut kering, rapuh, dan mudah patah.
  • Polimer (PVP, VA/Crotonates) → Memberikan efek “hold” atau mengunci gaya rambut, tetapi dapat menumpuk di batang rambut.
  • Fragrance & Propellant → Dapat menyebabkan iritasi kulit kepala pada orang sensitif.
  • Silicone → Memberi efek halus sementara, tapi jika menumpuk bisa membuat rambut terlihat lepek.

Bahaya Hairspray bagi Rambut

Berikut risiko nyata jika hairspray digunakan secara berlebihan:

  1. Kekeringan dan Kerapuhan Alcohol yang terkandung dapat menghilangkan kelembapan alami rambut, sehingga rambut menjadi kering, kusam, dan mudah patah.
  2. Penumpukan Produk (Build-up) Sisa polimer yang menumpuk di rambut membuat rambut terasa kasar, sulit diatur, dan kurang bernyawa.
  3. Iritasi Kulit Kepala Pada orang dengan kulit sensitif, hairspray dapat menyebabkan gatal, ketombe, atau bahkan dermatitis.
  4. Rambut Rontok Bukan langsung menyebabkan rontok, tetapi rambut yang kering dan rapuh lebih mudah patah, sehingga terlihat seperti rontok banyak.
  5. Pemudaran Warna Rambut Rambut yang dicat lebih rentan rusak jika sering terkena hairspray beralkohol tinggi.
Baca Juga :  Jalan Cepat vs Jalan Lambat: Mana yang Lebih Efektif Membakar Lemak!

Kapan Hairspray Aman Digunakan?

Hairspray tidak berbahaya jika Anda:

  • Menggunakannya secukupnya (tidak setiap hari)
  • Memilih hairspray dengan kadar alkohol rendah atau berlabel “alcohol-free”
  • Membersihkan rambut secara menyeluruh setiap malam
  • Menggunakan hair mask atau kondisioner secara rutin
  • Memberi jeda beberapa hari tanpa hairspray
Baca Juga :  Karya Film Pendek Indonesia Raih Crystal Bear di Berlinale 2025

Tips Memilih dan Menggunakan Hairspray yang Lebih Aman

  • Pilih hairspray dengan formula Alcohol-Free atau berbahan dasar air.
  • Pilih yang mengandung keratin, argan oil, atau vitamin E.
  • Semprotkan hairspray dari jarak 20–30 cm.
  • Hindari menyemprot langsung ke akar rambut.
  • Gunakan hairspray dengan hold sedang (medium hold) daripada extra strong.
  • Selalu keramas 2–3 kali seminggu dengan shampoo yang melembapkan.

Hairspray bukan musuh mutlak rambut, tetapi bisa menjadi masalah jika digunakan secara berlebihan dan tanpa perawatan yang tepat. Seperti halnya produk styling lainnya, kuncinya adalah moderasi dan perawatan rambut yang baik.

Jika rambut Anda sedang rusak, kering, atau rontok, sebaiknya kurangi penggunaan hairspray sementara waktu dan fokus pada perawatan intensif terlebih dahulu.

Berita Terkait

Panduan Optimal, Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Suplemen Agar Manfaat Maksimal
Dakota Johnson dan Alexander Skarsgård Resmi Jadi Duta Global Valentino Beauty untuk Era Parfum Baru
Anggunnya Dua Lipa di Pelaminan, Gaun Chanel Haute Couture Bersejarah yang Memukau Dunia
5 Tips Memilih Lembaga Sertifikasi yang Kredibel untuk Fresh Graduate
4 Shio yang Diprediksi Rezekinya Melimpah di Bulan Juni 2026
Puma Speedcat Multiverse, Menemukan Gaya Pribadi Melalui Sepatu Ikonik
Lari, Olahraga Sederhana yang Menjadi Tren Gaya Hidup Sehat dan Penyatu Komunitas
High-Impact vs Low-Impact, Panduan Memilih Olahraga yang Tepat untuk Tubuh Anda
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:45 WIB

Dakota Johnson dan Alexander Skarsgård Resmi Jadi Duta Global Valentino Beauty untuk Era Parfum Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:17 WIB

Anggunnya Dua Lipa di Pelaminan, Gaun Chanel Haute Couture Bersejarah yang Memukau Dunia

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:37 WIB

5 Tips Memilih Lembaga Sertifikasi yang Kredibel untuk Fresh Graduate

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:00 WIB

4 Shio yang Diprediksi Rezekinya Melimpah di Bulan Juni 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:45 WIB

Puma Speedcat Multiverse, Menemukan Gaya Pribadi Melalui Sepatu Ikonik

Berita Terbaru