BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup secara permanen sebanyak 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup secara permanen sebanyak 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

JAKARTA, koranmetro.com – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup secara permanen sebanyak 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan ini diumumkan Kepala BGN Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 27 Juli 2026.

Penutupan dilakukan karena dapur-dapur tersebut terbukti melanggar standar yang ditetapkan, terutama terkait higienitas, sanitasi, kualitas makanan, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Beberapa kasus juga melibatkan risiko keracunan.

Sebaran Dapur yang Ditutup

Dari total 833 dapur yang dihentikan operasionalnya:

  • 98 dapur di Wilayah I (Sumatera)
  • 311 dapur di Wilayah II (Jawa dan Madura)
  • 424 dapur di Wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua)
Baca Juga :  Femmy Permatasari Habiskan Rp 700 Juta untuk Rangkaian Oplas di Korea

Sudaryono menekankan bahwa kebijakan kali ini berbeda dengan penangguhan sementara sebelumnya. Dapur yang disuspensi permanen tidak lagi menerima pembayaran atau kompensasi dari pemerintah.

“Dapur yang di-suspend secara permanen ini bukan seperti yang lalu. Kalau dulu disuspensi tetapi tetap dibayar, kalau ini sudah disuspensi, tutup dan tidak dibayar. Ini betul-betul suspensi karena pelanggaran,” tegasnya.

Alasan Penutupan

Menurut Kepala BGN, sebagian besar dapur yang ditutup telah diberi tenggat waktu untuk memperbaiki kekurangan, terutama soal kebersihan dan sanitasi. Namun, mereka tidak memenuhi perbaikan sesuai standar yang diminta.

Pelanggaran yang menjadi dasar penutupan meliputi:

  • Standar higienis yang tidak terpenuhi
  • Kualitas makanan buruk
  • Risiko keracunan
  • IPAL yang tidak sesuai ketentuan
Baca Juga :  Alasan MA Tolak PK 8 Terpidana Kasus Vina Cirebon

Penerima Manfaat Tetap Dilayani

Meski ratusan dapur ditutup, BGN menjamin penerima manfaat Program MBG tidak akan kehilangan layanan. Porsi layanan dari dapur yang ditutup akan dialihkan ke dapur SPPG lain di sekitar lokasi yang masih beroperasi.

“Kalau ada dapur yang disuspensi, penerima manfaat jangan sampai kemudian tidak menerima. Kita akan membagi porsi layanan kepada dapur-dapur lain di sekitar situ,” kata Sudaryono.

Komitmen Perbaikan Tata Kelola

Langkah tegas ini menjadi bagian dari upaya BGN di bawah kepemimpinan Sudaryono untuk memperbaiki tata kelola Program MBG. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan mengajak publik ikut mengawasi kualitas makanan yang disajikan.

Berita Terkait

Seperempat Abad Demokrat, Antara Dukungan kepada Pemerintah dan Komitmen pada Rakyat
Partai Demokrat Tolak Anggapan Pidato AHY sebagai Sinyal Maju di Pilpres 2029
Ribuan Warga Surabaya Lapor Data Desil Tak Sesuai, Ajukan Pembaruan Melalui Kanal Resmi
Jaksa Agung Akui Institusi Sering Diuji, Saatnya Pulihkan Kepercayaan Publik
Nasib Alutsista Pensiun, Dari Museum, Sasaran Latihan, hingga Jadi Terumbu Karang
Demonstrasi, Pati, dan Kembalinya Spirit Republiken
WNA Rusia Diamankan Imigrasi usai Dokumentasikan Aksi KNPB di Wamena
Kronologi Malam Sebelum Penangkapan, Lodewyk Pusung Ditelepon Seskab Teddy lalu Dicopot dari BGN
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:12 WIB

Seperempat Abad Demokrat, Antara Dukungan kepada Pemerintah dan Komitmen pada Rakyat

Selasa, 8 September 2026 - 11:07 WIB

Partai Demokrat Tolak Anggapan Pidato AHY sebagai Sinyal Maju di Pilpres 2029

Sabtu, 5 September 2026 - 11:39 WIB

Ribuan Warga Surabaya Lapor Data Desil Tak Sesuai, Ajukan Pembaruan Melalui Kanal Resmi

Rabu, 2 September 2026 - 11:17 WIB

Jaksa Agung Akui Institusi Sering Diuji, Saatnya Pulihkan Kepercayaan Publik

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Nasib Alutsista Pensiun, Dari Museum, Sasaran Latihan, hingga Jadi Terumbu Karang

Berita Terbaru