Hands-on iPhone 18 Pro Max di Apple Park, Desain Familiar, Kamera yang Jadi Sorotan

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iPhone 18 Pro Max sekilas terlihat sangat mirip dengan pendahulunya. Bentuk bodi, susunan modul kamera,

iPhone 18 Pro Max sekilas terlihat sangat mirip dengan pendahulunya. Bentuk bodi, susunan modul kamera,

JAKARTA, koranmetro.com – iPhone 18 Pro Max sekilas terlihat sangat mirip dengan pendahulunya. Bentuk bodi, susunan modul kamera, hingga proporsi keseluruhan masih terasa familier. Namun, setelah dijajal langsung di Apple Park, Cupertino, perbedaan yang dibawa Apple mulai terasa—terutama di sektor kamera.

Kesan Pertama di Tangan

Dari sisi genggaman, iPhone 18 Pro Max masih mengusung karakter premium khas seri Pro. Bobotnya terasa sedikit lebih terasa dibanding generasi sebelumnya, tetapi distribusi beratnya cukup seimbang sehingga tidak terlalu membebani bagian atas perangkat.

Layarnya tetap responsif dan mulus. Saat melakukan scrolling cepat lalu berhenti mendadak, pergerakan konten masih terasa halus tanpa lag yang mengganggu. Pengalaman antarmuka secara keseluruhan terasa matang dan konsisten dengan yang sudah dikenal pengguna iPhone.

Desain: Penyempurnaan, Bukan Revolusi

Apple tidak melakukan desain ulang besar-besaran pada iPhone 18 Pro Max. Garis bodi, posisi kamera, dan siluet keseluruhan masih sangat dekat dengan iPhone 17 Pro Max.

Perubahan yang lebih mudah dikenali ada di bagian belakang. Panel kaca kini dibuat lebih selaras dengan warna frame, sehingga kesan visualnya lebih utuh. Selebihnya, pendekatan Apple kali ini lebih ke arah penyempurnaan detail ketimbang perubahan radikal.

Baca Juga :  LignoSat, Revolusi Satelit Kayu Pertama di Dunia yang Mengorbit Bumi

Kamera: Di Sini Letak Perbedaannya

Sektor kamera menjadi pembeda paling terasa. iPhone 18 Pro Max membawa kamera utama Fusion 48 MP dengan aperture variabel, fitur yang baru pertama kali hadir di iPhone.

Pengguna bisa memilih beberapa tingkat bukaan, termasuk opsi yang lebih terbuka untuk kondisi cahaya rendah maupun bukaan lebih kecil untuk mengontrol depth of field. Sistem ini menggunakan mekanisme bilah yang memungkinkan penyesuaian cahaya dan kedalaman ruang secara lebih alami, tidak sepenuhnya bergantung pada algoritma.

Selain itu, Apple memperluas kontrol manual di aplikasi Kamera. Pengguna dapat mengatur aperture, shutter speed, white balance, hingga melihat histogram secara langsung. Pendekatan ini memberi kesan lebih “Pro” bagi pengguna yang ingin mengontrol hasil foto secara lebih detail.

Di sisi video, perangkat ini juga mendukung kemampuan perekaman tingkat tinggi, termasuk opsi frame rate dan format yang lebih fleksibel untuk konten kreatif.

Baca Juga :  Elon Musk Mengusulkan Akuisisi Induk ChatGPT, Namun Tawaran Ditolak, Bosnya Balik Menawarkan X (Twitter)

Performa dan Peningkatan Lain

Di balik desain yang mirip, iPhone 18 Pro Max ditenagai chip A20 Pro dengan fabrikasi lebih efisien. Kombinasi ini mendukung performa harian, kemampuan AI, serta pengolahan gambar yang lebih kompleks dari sistem kamera baru.

Apple juga menyinggung peningkatan pada efisiensi baterai dan sistem pendinginan, yang penting mengingat beban pemrosesan kamera dan video yang semakin tinggi.

Hands-on singkat di Apple Park menunjukkan bahwa iPhone 18 Pro Max bukan tentang perubahan desain yang dramatis. Apple memilih mempertahankan bentuk yang sudah dikenal, lalu menaruh fokus pada peningkatan substantif—terutama kamera dengan aperture variabel dan kontrol yang lebih profesional.

Bagi pengguna yang berpindah dari generasi sebelumnya, perbedaan visual mungkin tidak langsung mencolok. Namun, begitu masuk ke pengalaman memotret dan mengontrol hasil gambar, arah perubahan iPhone 18 Pro Max mulai terasa lebih jelas.

Berita Terkait

HMD Vibe 2 Pro 5G Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Desain Kamera Unik dan Harga Terjangkau
OpenAI Akui Agen AI-nya Sebar 53 Gambar Pengguna ChatGPT ke Situs Eksternal
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Debut Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Pilihan Laptop Kuliah Berbasis AI di Harga Terjangkau
Robot Turun ke Jalan di Polandia, Serukan Regulasi AI yang Lebih Ketat
Empat Flagship Android Siap Mengaspal di Indonesia, Termasuk Ponsel Lipat Vivo
macOS 27 Golden Gate Resmi Tersedia di Indonesia, Ini Fitur-Fitur Barunya
Adam Mosseri Buka Suara, Feed Kronologis Instagram Justru Membuat Pengalaman Pengguna Lebih Buruk
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:38 WIB

HMD Vibe 2 Pro 5G Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Desain Kamera Unik dan Harga Terjangkau

Senin, 28 September 2026 - 11:28 WIB

OpenAI Akui Agen AI-nya Sebar 53 Gambar Pengguna ChatGPT ke Situs Eksternal

Jumat, 25 September 2026 - 11:40 WIB

Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Debut Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6

Rabu, 23 September 2026 - 11:45 WIB

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Pilihan Laptop Kuliah Berbasis AI di Harga Terjangkau

Senin, 21 September 2026 - 11:16 WIB

Robot Turun ke Jalan di Polandia, Serukan Regulasi AI yang Lebih Ketat

Berita Terbaru

Mengeluh adalah respons alami manusia. Saat merasa lelah, kecewa, atau tertekan, mengeluarkan keluhan sering kali terasa melegakan.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengeluh, Batas Antara Pelepasan Emosi yang Sehat dan Kebiasaan yang Merusak

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:27 WIB