Haru Menyambut Kebebasan Mary Jane Veloso, “Akhirnya Kami Bisa Bersama Mama”

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com Setelah hampir 16 tahun menjalani hukuman di dua negara, Mary Jane Veloso akhirnya menghirup udara bebas. Perempuan Filipina yang sempat menjadi terpidana mati di Indonesia itu resmi dibebaskan pada Jumat malam, 25 September 2026, setelah menerima pengampunan mutlak dari Presiden Ferdinand Marcos Jr.

Kabар pembebasan itu langsung membawa suasana haru di keluarga Veloso. Ibu Mary Jane, Celia Veloso, menceritakan reaksi kedua cucunya saat mendengar kabar tersebut.

“Mereka sangat bahagia,” ujar Celia saat dihubungi. “‘Akhirnya kami bisa bersama Mama’, itulah yang mereka bilang kepada saya.”

Perjalanan Panjang yang Penuh Cobaan

Mary Jane Veloso ditangkap di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, pada April 2010 karena membawa 2,6 kilogram heroin yang disembunyikan di dalam koper. Ia selalu bersikeras bahwa dirinya adalah korban penipuan dan tidak mengetahui isi koper tersebut. Meski demikian, pengadilan menjatuhkan hukuman mati pada Oktober 2010.

Baca Juga :  Erdogan Menyatakan Kekhawatiran, Mengizinkan Ukraina Akses Senjata AS adalah Langkah yang Salah

Selama hampir 15 tahun, Mary Jane mendekam di penjara Indonesia dalam status terpidana mati. Pada Desember 2024, pemerintah Indonesia dan Filipina menyepakati pemindahan sisa hukumannya. Mary Jane kemudian dipulangkan ke Manila dan menjalani sisa hukuman di sana.

Pengampunan mutlak yang diberikan Presiden Marcos Jr menjadi titik akhir dari perjuangan panjang tersebut. Dengan dokumen grasi di tangan, Mary Jane keluar dari penjara dengan wajah lega sekaligus penuh harap.

Harapan Bertemu Anak-Anak

Bagi Mary Jane, kebebasan bukan hanya soal keluar dari sel. Yang paling ia nantikan adalah bisa kembali bersama kedua putranya yang selama ini tumbuh tanpa kehadiran sang ibu.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada presiden kita tercinta yang memulihkan nama baik saya dan memungkinkan saya untuk berkumpul kembali dengan keluarga,” ujar Mary Jane dalam konferensi pers usai dibebaskan.

Baca Juga :  Konflik Rusia-Ukraina, Era Baru Perang Robot Dimulai

Ia mengakui kehilangan banyak momen berharga saat anak-anaknya tumbuh besar. Namun, ia optimistis bahwa belum terlambat untuk memperbaiki hubungan dan membangun kembali kebersamaan.

Respons Pemerintah Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa pemerintah Indonesia menghormati keputusan Presiden Filipina tersebut. Menurutnya, sesuai kesepakatan bilateral, tanggung jawab pembinaan Mary Jane sudah sepenuhnya dialihkan ke pihak Filipina sejak pemulangannya pada 2024.

Kisah Mary Jane Veloso menjadi pengingat tentang kompleksitas kasus pekerja migran, hukuman mati, dan perjuangan panjang sebuah keluarga. Kini, setelah bertahun-tahun terpisah, harapan sederhana dari dua anaknya akhirnya terwujud: bisa kembali bersama sang mama.

Berita Terkait

Pemilu Sela AS 2026, Kontrol Kongres Jadi Taruhan Besar bagi Pemerintahan Trump
AS Setujui 500 Rudal Patriot untuk Ukraina, namun Pengiriman Masih Lama
Singapura Panggil Eksekutif Perusahaan Terkait Kabut Asap Karhutla, Dipimpin Tiga Menteri
Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat
Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat
Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal
Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka
Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:08 WIB

AS Setujui 500 Rudal Patriot untuk Ukraina, namun Pengiriman Masih Lama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Singapura Panggil Eksekutif Perusahaan Terkait Kabut Asap Karhutla, Dipimpin Tiga Menteri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal

Berita Terbaru

Barcelona membuka musim 2026/2027 dengan rekor mencengangkan. Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana telah mencetak 60 gol dalam 15 pertandingan resmi pertama mereka.

Liga Spanyol

Barcelona Gila Gol, 60 Kali Jebol Gawang Lawan dalam 15 Laga

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:05 WIB

Babak playoff MPL ID Season 18 dibuka dengan hasil mengejutkan. Pada hari pertama di Surabaya, Rabu (4/11/2026), dua nama besar langsung tersingkir.

TEKNOLOGI

Shock Playoff MPL ID S18, ONIC dan EVOS Gugur di Hari Pertama

Kamis, 5 Nov 2026 - 11:03 WIB