Inovasi Layar OLED Fleksibel pada Smartphone Lipat, Masa Depan Desain Gadget

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkembangan teknologi layar OLED fleksibel membawa era baru dalam desain smartphone lipat.

Perkembangan teknologi layar OLED fleksibel membawa era baru dalam desain smartphone lipat.

JAKARTA, koranmetro.com – Perkembangan teknologi layar OLED fleksibel membawa era baru dalam desain smartphone lipat. Teknologi ini memungkinkan layar tidak hanya bisa dilipat secara vertikal (seperti pada ponsel lipat konvensional), tetapi juga dapat “digulung” atau dibengkokkan ke berbagai sudut tanpa merusak piksel. Para produsen besar seperti Samsung dan Xiaomi sudah bereksperimen dengan panel lengkung dan layar putar, namun adopsi massalnya masih dalam tahap awal.

Keunggulan layar OLED fleksibel dibandingkan layar konvensional meliputi ketahanan terhadap benturan—karena fleksibilitasnya bisa meredam tekanan—serta kemungkinan membuat perangkat yang lebih tipis kala dilipat. Selain itu, teknologi ini juga membuka potensi desain baru, seperti layar ganda yang bisa diperlebar secara dinamis, atau perangkat modular di mana bagian layar dapat dipasang atau dilepas sesuai kebutuhan pengguna.

Baca Juga :  Mengenal True Tone, Fungsi dan Manfaatnya di iPhone yang Perlu Anda Ketahui

Dari sisi tantangan, produsen harus memastikan umur lipatan (fold durability) tetap tinggi, menjaga kualitas warna dan ketajaman saat layar dibengkokkan, serta memecahkan masalah tepian lipatan (“crease”) agar tidak terasa saat disentuh. Untuk itu, material seperti polimer pelindung dan substrat fleksibel mutakhir digunakan agar layar tetap responsif dan awet. Ditambah lagi, sistem engsel harus dirancang sedemikian rupa agar distribusi tekanan merata dan tidak merusak lapisan tipis dalam layar.

Baca Juga :  Vivo Luncurkan Sub-Merek Baru 'Jovi' pada 2025

Pengguna dapat merasakan manfaat nyata ketika perangkat lipat dengan layar fleksibel ini menjadi mainstream: fleksibilitas fungsi (dari mode ponsel ke mode tablet), pengalaman visual imersif, serta bentuk yang inovatif dan berbeda dari gadget biasa. Ke depan, saat produksi skala besar semakin efisien dan harga komponennya menurun, teknologi layar OLED fleksibel diperkirakan akan menjadi fitur standar di segmen high-end—membawa generasi gadget baru yang tidak hanya pintar tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan desain dan pengalaman pengguna.

Berita Terkait

Honor X5ds Resmi Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Layar Belakang dan Baterai 6.000 mAh
HMD Vibe 2 Pro 5G Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Desain Kamera Unik dan Harga Terjangkau
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Debut Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Pilihan Laptop Kuliah Berbasis AI di Harga Terjangkau
Empat Flagship Android Siap Mengaspal di Indonesia, Termasuk Ponsel Lipat Vivo
Hands-on iPhone 18 Pro Max di Apple Park, Desain Familiar, Kamera yang Jadi Sorotan
Galaxy S25 FE Jadi Model FE Terlaris di Indonesia, Mayoritas dari Pengguna Galaxy A
Huawei Pura 90s Pro Max Resmi Hadir di Indonesia, Dijual Mulai Rp20,9 Juta
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Honor X5ds Resmi Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Layar Belakang dan Baterai 6.000 mAh

Rabu, 30 September 2026 - 11:38 WIB

HMD Vibe 2 Pro 5G Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Desain Kamera Unik dan Harga Terjangkau

Jumat, 25 September 2026 - 11:40 WIB

Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Debut Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6

Rabu, 23 September 2026 - 11:45 WIB

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Pilihan Laptop Kuliah Berbasis AI di Harga Terjangkau

Sabtu, 19 September 2026 - 11:01 WIB

Empat Flagship Android Siap Mengaspal di Indonesia, Termasuk Ponsel Lipat Vivo

Berita Terbaru