Panduan Lengkap Membatalkan Tiket Kereta Api yang Dipesan Secara Online

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Bagi penumpang yang terpaksa membatalkan perjalanan dengan kereta api, PT KAI menyediakan layanan pembatalan tiket secara online melalui aplikasi dan situs resmi KAI. Proses ini memungkinkan penumpang mendapatkan pengembalian dana dengan ketentuan tertentu.

Untuk membatalkan tiket secara online, penumpang dapat mengakses aplikasi KAI Access atau situs web resmi PT KAI, lalu masuk ke menu pembatalan tiket. Setelah memasukkan data tiket dan verifikasi identitas, sistem akan menampilkan jumlah pengembalian dana yang bisa diperoleh. Pembatalan dapat dilakukan maksimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan, dan dana akan dikembalikan dalam waktu sekitar 30–45 hari kerja melalui rekening yang didaftarkan.

Baca Juga :  iPhone Lipat Siap Meluncur Tahun Depan, Bocoran Harga Mulai Beredar

PT KAI menetapkan biaya pembatalan sebesar 25% dari harga tiket, sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Selain itu, tiket yang sudah dibatalkan tidak dapat digunakan kembali atau diubah jadwalnya. Jika pemesanan tiket dilakukan melalui agen perjalanan atau aplikasi pihak ketiga, pembatalan tetap bisa dilakukan secara online, tetapi proses pengembalian dana mengikuti kebijakan masing-masing platform.

Baca Juga :  Tren dan Strategi Terbaru dalam Dunia Bisnis Dalam Menghadapi Tantangan

Pembatalan tiket secara online memberikan kemudahan bagi penumpang yang tidak bisa datang langsung ke stasiun untuk mengurus refund. PT KAI terus mengembangkan layanan digitalnya agar lebih praktis dan efisien bagi pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut, penumpang disarankan untuk menghubungi layanan pelanggan KAI atau mengecek kebijakan terbaru di situs resmi PT KAI.

Berita Terkait

Menperin Dorong Pengembangan Kawasan Industri untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan
71 Miliarder di Bawah 40 Tahun, Separuh Kekayaan Datang dari AI
Mentan Amran Bakal Sikat Pedagang Minyakita Nakal: Jangan Permainkan Harga!
Pupuk Kaltim Jual 836 Ribu Ton Pupuk di 10 Provinsi saat Gelar Program ODP
Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat
Inovasi Tracking Bagasi, Kolaborasi Samsung dan Turkish Airlines Ubah Cara Penumpang Melacak Koper
Gelembung AI Menggantung, Tapi Nvidia Masih Melaju Kencang: Apakah Ini Titik Balik atau Jebakan?
Lonjakan Kerugian Satoshi Nakamoto, Bitcoin Anjlok, Kekayaan Misteriusnya Hilang Rp 714 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:37 WIB

Menperin Dorong Pengembangan Kawasan Industri untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:07 WIB

71 Miliarder di Bawah 40 Tahun, Separuh Kekayaan Datang dari AI

Senin, 29 Desember 2025 - 23:47 WIB

Mentan Amran Bakal Sikat Pedagang Minyakita Nakal: Jangan Permainkan Harga!

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:19 WIB

Pupuk Kaltim Jual 836 Ribu Ton Pupuk di 10 Provinsi saat Gelar Program ODP

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:24 WIB

Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat

Berita Terbaru