JAKARTA, koranmetro.com – Di era smartphone yang semakin mirip satu sama lain dengan layar punch-hole dan kamera berlubang, ada satu ponsel yang benar-benar beda: desainnya menggabungkan teknologi mutakhir dengan elemen klasik berupa jam analog besar yang terpasang di punggung perangkat. Ponsel ini adalah salah satu model luxury edition dari brand high-end seperti Caviar atau kolaborasi dengan pembuat jam tangan mewah, yang harganya mencapai kisaran Rp 180–250 jutaan (tergantung varian dan customisasi).
Ponsel dengan fitur unik ini biasanya berbasis flagship seperti iPhone atau Samsung Galaxy Ultra series, tapi dimodifikasi secara ekstrem oleh brand seperti Caviar (Rusia) atau perusahaan custom jewelry seperti Jacob & Co. yang terkenal dengan desain extravaganza.
Apa yang Membuat Jam Analog di Punggung Ini Spesial?
- Ukuran jam: Besar dan mencolok, sering diameter 30–50 mm, dengan desain skeleton (kerangka terbuka) atau tourbillon (mekanisme jam mekanik premium) yang terlihat bergerak secara nyata.
- Fungsi: Jam ini bukan sekadar dekorasi—ia berfungsi penuh sebagai jam tangan analog mekanik atau quartz high-end, lengkap dengan jarum jam, menit, dan kadang detik yang berputar. Beberapa model bahkan detachable (bisa dilepas jadi jam tangan terpisah).
- Bahan premium: Punggung ponsel dilapisi emas 18K, berlian, karbon fiber, atau kulit eksotis. Jam analog sering ditempatkan di tengah modul kamera atau sebagai elemen dominan.
- Contoh model terkenal:
- Caviar iPhone dengan “analog watch back” edition (seperti seri Diamond Crypto atau kolaborasi Bugatti-inspired).
- Versi custom dari Jacob & Co. yang mengintegrasikan mekanisme jam mewah ke casing ponsel.
- Harga entry-level custom seperti ini mulai dari sekitar USD 10.000–20.000 (Rp 160–320 juta), tergantung jumlah berlian atau edisi terbatas.
Spesifikasi Teknis (Berdasarkan Basis Flagship)
Karena ini modifikasi, spek inti mengikuti basisnya (misal iPhone 16 Pro Max atau Galaxy S25 Ultra):
- Layar: 6.7–6.9 inci Super Retina XDR / Dynamic AMOLED 2X, 120Hz+.
- Prosesor: A18 Bionic / Snapdragon 8 Elite.
- Kamera: Sistem triple/quad 48–200 MP dengan OIS.
- Baterai: 4.400–5.000 mAh dengan fast charging.
- Tambahan unik: Jam analog mekanik yang tahan gores safir crystal, sering dengan limited edition numbering.
Mengapa Harganya Bisa Segitu Mahal?
Ini bukan lagi soal performa HP, tapi status simbol dan seni. Pembeli biasanya kolektor jam mewah, selebriti, atau miliarder yang ingin punya barang unik. Jam analog di punggung menambah nilai estetika dan eksklusivitas—mirip seperti jam tangan Richard Mille atau Patek Philippe yang harganya ratusan juta, tapi sekarang “dipakai” di ponsel.
Di Indonesia, ponsel seperti ini jarang dijual resmi—biasanya impor via agen luxury atau lelang online. Beberapa varian Caviar pernah viral di TikTok/Instagram karena desain “gila”nya, dan harganya memang di kisaran Rp 200 jutaan untuk edisi standar (tanpa berlian ekstra).
Kalau kamu lagi cari HP yang bikin orang melongo saat diletakkan di meja kopi, ini jawabannya! Tapi real talk: worth it nggak tergantung dompet dan selera. Kamu lebih suka HP biasa atau yang punya gimmick mewah gini, wayan? Share dong pendapatmu!









