Verifikasi Usia di iPhone UK, Update iOS 26.4 Memicu Kontroversi “Bukti Dewasa” atau Fitur Terkunci

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai akhir Maret 2026, jutaan pengguna iPhone dan iPad di Inggris disambut dengan permintaan baru setelah melakukan update.

Mulai akhir Maret 2026, jutaan pengguna iPhone dan iPad di Inggris disambut dengan permintaan baru setelah melakukan update.

JAKARTA, koranmetro.com – Mulai akhir Maret 2026, jutaan pengguna iPhone dan iPad di Inggris disambut dengan permintaan baru setelah melakukan update ke iOS 26.4 atau iPadOS 26.4. Apple kini mewajibkan pengguna untuk memverifikasi bahwa mereka berusia 18 tahun atau lebih agar bisa mengakses fitur dan layanan tertentu secara penuh. Bagi yang tidak atau belum memverifikasi, beberapa pembatasan konten otomatis aktif—termasuk filter konten web yang lebih ketat.

Perubahan ini merupakan respons Apple terhadap Online Safety Act Inggris, undang-undang yang bertujuan melindungi anak-anak dari konten berbahaya di dunia maya. Regulator Ofcom menyambut baik langkah ini, menyebutnya sebagai kemajuan dalam upaya menjaga keselamatan online generasi muda.

Menurut dokumen dukungan resmi Apple, pengguna dewasa harus mengonfirmasi usia mereka untuk mengunduh aplikasi berperingkat 18+, mengubah pengaturan konten, atau mengakses fitur tertentu tanpa batasan. Cara verifikasi yang disediakan meliputi:

  • Menggunakan kartu kredit (bukan debit card) yang sudah terdaftar di akun Apple.
  • Memindai dokumen identitas seperti driving licence (SIM foto) atau national ID.
  • Memanfaatkan riwayat akun Apple yang sudah lama (jika ada payment method atau durasi kepemilikan akun yang cukup untuk menunjukkan usia dewasa).

Apple menegaskan bahwa dokumen identitas atau kartu kredit tidak disimpan kecuali pengguna memilih untuk menyimpannya untuk keperluan lain, seperti metode pembayaran. Bagi pengguna yang sudah lama memiliki akun, sistem mungkin langsung mengenali usia mereka tanpa langkah tambahan.

Baca Juga :  Bocoran Fitur HyperOS 4 Xiaomi, Desain Lebih Fresh dan Fitur Baru yang Dinanti

Bagi yang menolak atau belum memverifikasi, filter konten web di Safari akan aktif secara otomatis, membatasi akses ke situs dewasa. Beberapa fitur lain seperti “communication safety” di Messages dan FaceTime juga bisa terpengaruh, di mana sistem lebih ketat mendeteksi konten sensitif. Anak di bawah 13 tahun tetap tidak bisa membuat akun tanpa pengawasan orang tua melalui Family Sharing.

Langkah Apple di Inggris disebut-sebut sebagai yang pertama di Eropa, meski perusahaan menyatakan bahwa pendekatan serupa mungkin diterapkan di negara lain di masa depan. Beberapa pengamat menyebut ini sebagai “era baru” di mana verifikasi identitas mulai merambah ke tingkat sistem operasi perangkat pribadi.

Di sisi positif, banyak yang memuji inisiatif ini sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan teknologi besar dalam melindungi anak-anak dari paparan konten tidak pantas, pornografi, dan risiko eksploitasi online. Ofcom bahkan menyatakan bahwa langkah serupa dari platform besar lain juga diharapkan.

Namun, tidak sedikit kritik yang muncul. Sebagian pengguna mengeluh bahwa proses ini terasa merepotkan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kartu kredit atau SIM foto (beberapa masih menggunakan SIM kertas lama). Ada pula kekhawatiran soal privasi: meski Apple menjamin data tidak disimpan secara permanen, proses pemindaian ID tetap menimbulkan pertanyaan tentang potensi penyalahgunaan data pribadi di masa depan.

Baca Juga :  Telkomsel Mencetak Sejarah, Raih Penghargaan Bergengsi di WCA 2024 London

Beberapa komentator di media sosial dan forum teknologi menyebut perubahan ini sebagai “pagar usia yang invasif” dan pertanda semakin ketatnya pengawasan pemerintah terhadap ruang digital. Ada juga yang bertanya-tanya apakah ini awal dari tren global di mana smartphone semakin sulit digunakan tanpa “bukti identitas”.

Apple sendiri menekankan bahwa verifikasi ini bersifat akun-based, bukan penguncian total perangkat. Pengguna tetap bisa menggunakan iPhone secara normal, hanya saja beberapa fitur dan akses konten akan dibatasi hingga verifikasi dilakukan.

Kasus ini menjadi bagian dari perdebatan lebih luas tentang keseimbangan antara perlindungan anak dan kebebasan pengguna dewasa di era digital. Sementara pemerintah Inggris mendorong perusahaan teknologi untuk lebih proaktif, para kritikus mengingatkan agar jangan sampai langkah keselamatan justru mengorbankan privasi dan kenyamanan jutaan warga.

Bagi pengguna iPhone di Inggris yang belum update, disarankan untuk membaca dokumen dukungan Apple sebelum melakukan update iOS 26.4 agar memahami implikasinya. Bagi yang sudah update dan melihat prompt verifikasi, pilihan tetap ada: verifikasi usia atau terima pembatasan konten untuk sementara waktu.

Perkembangan ini kemungkinan besar akan diikuti negara-negara lain yang memiliki regulasi serupa, menandai pergeseran signifikan dalam cara perusahaan teknologi menangani usia pengguna di perangkat mereka.

Berita Terkait

Sony Diam-diam Perbarui Bagian Dalam PS5 Slim, Perbaikan Jadi Lebih Mudah
Amazon Luncurkan Jajaran Tablet Alexa Baru, Tinggalkan Merek Fire dan Beralih ke Android Penuh
Honor X5ds Resmi Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Layar Belakang dan Baterai 6.000 mAh
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
Bigetron by Vitality Hadapi RRQ Hoshi di Pekan Ketujuh MPL ID Season 18
HMD Vibe 2 Pro 5G Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Desain Kamera Unik dan Harga Terjangkau
OpenAI Akui Agen AI-nya Sebar 53 Gambar Pengguna ChatGPT ke Situs Eksternal
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Debut Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Sony Diam-diam Perbarui Bagian Dalam PS5 Slim, Perbaikan Jadi Lebih Mudah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Amazon Luncurkan Jajaran Tablet Alexa Baru, Tinggalkan Merek Fire dan Beralih ke Android Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Honor X5ds Resmi Meluncur, Ponsel Entry-Level dengan Layar Belakang dan Baterai 6.000 mAh

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Bigetron by Vitality Hadapi RRQ Hoshi di Pekan Ketujuh MPL ID Season 18

Berita Terbaru

Manikur bukan sekadar mempercantik kuku, melainkan juga bagian dari perawatan tangan. Setiap jenis manikur punya karakteristik,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:21 WIB