JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah kapal kargo berbendera Thailand dilaporkan diserang saat melintas di perairan strategis Selat Hormuz. Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan cepat oleh otoritas Oman yang berhasil mengevakuasi seluruh 20 awak kapal dengan selamat.
Menurut laporan awal dari otoritas maritim setempat, serangan terjadi ketika kapal kargo tersebut sedang berlayar melewati jalur pelayaran internasional yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Kawasan Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia karena menjadi rute utama pengiriman minyak dari negara-negara Teluk.
Sumber keamanan maritim menyebutkan bahwa kapal mengalami kerusakan setelah mendapat serangan yang diduga berasal dari kelompok bersenjata tak dikenal. Meski begitu, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.
Angkatan Laut Oman segera merespons laporan darurat yang dikirim oleh kapal kargo tersebut. Tim penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para awak kapal dan memastikan keselamatan mereka. Dalam operasi yang berlangsung cepat, seluruh 20 awak kapal berhasil diselamatkan dan dibawa ke pelabuhan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Otoritas Oman menyatakan bahwa kondisi para awak kapal relatif stabil meskipun sebagian mengalami syok akibat insiden tersebut. Mereka saat ini berada dalam perlindungan otoritas setempat sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.
Insiden ini kembali menyoroti tingginya ketegangan keamanan di kawasan Teluk, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang sering menjadi titik rawan konflik geopolitik. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai serangan terhadap kapal dagang dan tanker minyak pernah terjadi di wilayah tersebut, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas jalur perdagangan global.
Para analis keamanan maritim menilai bahwa setiap gangguan di kawasan ini dapat berdampak besar terhadap distribusi energi dunia, mengingat sekitar sepertiga perdagangan minyak global melewati jalur sempit tersebut setiap harinya.
Sementara itu, pemerintah Thailand menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak Oman serta otoritas maritim internasional untuk menyelidiki insiden tersebut dan memastikan keselamatan pelayaran kapal-kapal Thailand di kawasan Teluk.
Penyelidikan mengenai pelaku dan motif serangan masih terus berlangsung. Namun yang pasti, keberhasilan operasi penyelamatan oleh Oman menjadi kabar baik di tengah situasi tegang yang kembali membayangi jalur pelayaran paling strategis di dunia tersebut.









