JAKARTA, koranmetro.com – Barisan Juru Peduli (Bara JP), salah satu kelompok relawan pendukung Presiden Joko Widodo yang paling solid, kembali menjadi sorotan setelah secara terbuka mendukung kelanjutan kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk periode kedua. Dukungan ini dinilai banyak pihak tidak muncul begitu saja, melainkan mencerminkan amanat politik Presiden Jokowi.
Latar Belakang Dukungan Bara JP
Pada pertengahan 2026, Bara JP secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran untuk melanjutkan kepemimpinan hingga 2029–2034. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah deklarasi yang dihadiri ribuan relawan di beberapa daerah.
Ketua Umum Bara JP, yang dikenal dekat dengan lingkaran Istana, menyebut bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk konsistensi dan tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan pembangunan yang telah dirintis Jokowi selama dua periode.
Amanat Tersirat Jokowi
Meski tidak pernah menyampaikan pernyataan secara terbuka dan langsung, beberapa kalangan politik meyakini bahwa sikap Bara JP tidak lepas dari “amanat” Jokowi. Beberapa poin yang diyakini sebagai pesan tersirat Jokowi adalah:
- Keberlanjutan Pembangunan Jokowi dinilai sangat menginginkan agar program-program strategis nasional seperti IKN, hilirisasi industri, food estate, dan infrastruktur terus berjalan tanpa hambatan.
- Stabilitas Politik Dukungan dini terhadap Prabowo-Gibran diharapkan dapat mencegah polarisasi politik yang berlebihan dan menjaga stabilitas menjelang Pemilu 2029.
- Perlindungan Warisan Politik Sebagai presiden dengan tingkat kepuasan publik yang tinggi, Jokowi ingin warisan pemerintahannya dilanjutkan dan tidak dibongkar oleh rezim berikutnya.
- Peran Relawan sebagai Penjaga Jokowi diyakini memberikan pesan kepada relawannya untuk tidak meninggalkan arena politik dan terus menjadi penyeimbang serta pendukung pemerintahan yang sah.
Respons Berbagai Pihak
- Pendukung Prabowo-Gibran menyambut positif dukungan Bara JP sebagai bukti legitimasi kuat dari basis Jokowi.
- Kritikus menilai langkah ini sebagai upaya dinasti politik dan pelemahan sistem demokrasi.
- Partai politik di koalisi pemerintahan menyambut dukungan ini sebagai penguatan basis massa menjelang agenda-agenda besar pemerintahan.
Dukungan Bara JP terhadap Prabowo-Gibran untuk dua periode tampaknya bukan sekadar keputusan kelompok relawan, melainkan mencerminkan arah politik yang diinginkan Presiden Jokowi. Meski Jokowi sendiri jarang berbicara secara terbuka mengenai hal ini, sikap kelompok relawannya yang paling setia menjadi indikator kuat akan “amanat” yang ingin disampaikan.









