TNI AL Berhasil Cegah Penyelundupan 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komando Armada I TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan mineral bernilai miliaran rupiah di perairan Batam.

Komando Armada I TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan mineral bernilai miliaran rupiah di perairan Batam.

JAKARTA, koranmetro.com – Komando Armada I TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan mineral bernilai miliaran rupiah di perairan Batam. Tim patroli TNI AL menyita 25 kontainer berisi mineral mentah yang diduga akan diselundupkan ke luar negeri.

Menurut keterangan resmi yang dirilis oleh Koarmada I, penggerebekan berlangsung pada Rabu malam (27/5) di sekitar perairan Batam setelah tim intelijen mendapatkan informasi adanya kapal barang yang mencurigakan. Kapal tersebut dicegat oleh Kapal Perang TNI AL dan langsung dilakukan pemeriksaan mendalam.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 25 kontainer yang berisi mineral jenis bauksit dan timah mentah tanpa dilengkapi dokumen ekspor yang sah. Nilai barang bukti diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Wanita Cirebon Jadi Korban Oknum Polisi

“Operasi ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah maritim Indonesia, khususnya mencegah penyelundupan sumber daya alam strategis,” ujar Komandan Armada I Laksamana Muda TNI Yudi Cahyadi dalam keterangan tertulis.

Pihak berwenang masih mendalami asal-usul mineral tersebut serta pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan penyelundupan. Beberapa awak kapal telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Prabowo Tak Perlu Cuti Kampanyekan Ahmad Luthfi di Hari Libur

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Mineral dan Batubara (Bapetambara) menyambut baik aksi TNI AL ini. “Kejadian ini menunjukkan masih maraknya praktik penambangan dan perdagangan ilegal mineral di wilayah Kepri. Kami akan berkoordinasi dengan TNI AL dan Bea Cukai untuk memperketat pengawasan,” katanya.

Penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi para pelaku penyelundupan sumber daya alam Indonesia. Selama tahun 2025–2026, TNI AL telah beberapa kali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan mineral, kayu, dan komoditas strategis lainnya di wilayah perbatasan.

Berita Terkait

Pesan Jokowi di Balik Dukungan Bara JP untuk Prabowo-Gibran Dua Periode
Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal
Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat
Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati
KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:56 WIB

TNI AL Berhasil Cegah Penyelundupan 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:05 WIB

Pesan Jokowi di Balik Dukungan Bara JP untuk Prabowo-Gibran Dua Periode

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:17 WIB

Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 11:22 WIB

Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati

Berita Terbaru

Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging. Namun, di balik kebahagiaan tersebut,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Dokter Berikan Panduan Aman Mengonsumsi Daging Kurban Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB